PAMEKASAN – Pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Proppo Pangorayan, Kabupaten Pamekasan, memberikan klarifikasi terkait video Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di MI Miftahul Ulum Panaguan, Kecamatan Proppo, yang viral di media sosial pada Jumat (19/6/2026).
Video tersebut memicu beragam tanggapan dari masyarakat. Selain menyoroti menu makanan yang disajikan kepada para siswa, beredar pula informasi yang mengaitkan dapur penyedia MBG dengan salah satu pimpinan DPRD Kabupaten Pamekasan.
Kepala SPPG Proppo Pangorayan, Thowilus Shidqi, menegaskan bahwa menu yang menjadi perhatian publik, yakni kebab, telah dirancang berdasarkan standar kebutuhan gizi penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Menu yang kami distribusikan pada hari Jumat, 19 Juni 2026, yaitu menu kebab, sudah diperhitungkan nilai gizinya untuk memenuhi Angka Kecukupan Gizi (AKG) penerima manfaat oleh pengawas gizi,” ujar Thowilus.
Ia menjelaskan, penyajian menu kebab merupakan bagian dari inovasi dan variasi menu MBG. Langkah tersebut dilakukan setelah pihaknya menerima masukan dari sejumlah sekolah agar makanan yang disajikan tidak monoton.
“Kami mendapat masukan dari sekolah agar menu yang disajikan tidak monoton seperti ayam dan telur. Karena itu, kami menghadirkan variasi menu kebab agar penerima manfaat tidak merasa bosan,” katanya.
Menurut Thowilus, setiap menu tetap memperhatikan keseimbangan gizi dengan memadukan sumber karbohidrat, protein, sayuran, serta komponen pangan lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan anak usia sekolah.
Selain memberikan penjelasan mengenai menu yang disajikan, SPPG Proppo Pangorayan juga meluruskan isu yang berkembang terkait kepemilikan dapur penyedia MBG di wilayah Proppo.
Halaman : 1 2 Selanjutnya

























