Sekolah Disegel, Siswa Ketakutan: Publik Murka Dugaan Transaksi Lahan Abaikan Masa Depan Pendidikan

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 15 Mei 2026 - 07:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi (istimewa)

Ilustrasi (istimewa)

PAMEKASAN – Polemik penyegelan SMK Kesehatan Nusantara terus menuai reaksi keras dari masyarakat. Publik mulai menyoroti dugaan transaksi lahan sekolah yang dinilai mengabaikan dampak sosial serta keberlangsungan pendidikan para siswa. Jum’at (15/5/2026)

 

Kecaman muncul setelah beredarnya informasi bahwa lahan yang berdiri bangunan sekolah dan asrama siswa diduga telah diperjualbelikan. Warga menilai, apabila transaksi tersebut benar terjadi, seluruh pihak semestinya mengedepankan dialog, kemanusiaan, dan perlindungan terhadap peserta didik sebelum mengambil langkah yang memicu konflik terbuka.

 

Situasi semakin memantik perhatian publik setelah muncul dugaan adanya siswa asrama yang mengalami ketakutan saat proses penyegelan berlangsung. Kondisi itu dinilai mencederai rasa kemanusiaan karena anak-anak dianggap menjadi pihak paling terdampak dalam konflik tersebut.

BACA JUGA :  Kasus Keracunan MBG di SDN Pasanggar 1, Aktivis: SPPG Al-Bukhori Harus Dibekukan!

 

“Kalau benar ada transaksi atas lahan sekolah, seharusnya semua pihak melihat dulu situasi di dalamnya. Ada siswa, ada guru, ada proses pendidikan yang sedang berjalan,” ujar salah satu tokoh masyarakat di Pamekasan.

 

Masyarakat menilai sekolah bukan sekadar aset atau objek transaksi, melainkan tempat berlangsungnya proses pendidikan dan pembentukan masa depan generasi muda. Karena itu, segala tindakan yang berpotensi mengganggu aktivitas belajar mengajar dinilai harus dilakukan secara hati-hati serta mempertimbangkan dampak psikologis terhadap siswa.

BACA JUGA :  Dorong Ekonomi Lokal, Bangkalan Resmikan Pusat Pelatihan Vokasi Terpadu

Follow WhatsApp Channel jatimzone.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Babinsa Koramil 0826-01 Pamekasan Dampingi Posyandu, Edukasi Pencegahan Stunting bagi Warga
Dandim Pamekasan Dampingi Danrem Cek Pembangunan Jembatan Penghubung Antar Dusun
Satlantas Polres Pamekasan Tindak 582 Motor Balap Liar, 138 Unit Masih Diamankan
Diduga Jadikan Program Gizi Ladang Setoran, Korwil BGN Pamekasan Dilaporkan ke Polisi
TNI Hadir di Tengah Petani, Babinsa Koramil 0826-03 Proppo Bantu Persiapan Tanam Jagung 
Tak Ada Ampun! Polres Pamekasan Sikat 9 Pelaku Kejahatan Jalanan dalam Sepekan
Babinsa Koramil 0826-10/ Waru Turun ke Lahan, Bantu Petani Bersihkan Gulma Demi Tingkatkan Hasil Jagung
Cekcok di Tengah Acara Warga Berujung Penusukan, Polres Pamekasan Amankan Pelaku

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 07:01 WIB

Sekolah Disegel, Siswa Ketakutan: Publik Murka Dugaan Transaksi Lahan Abaikan Masa Depan Pendidikan

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:06 WIB

Babinsa Koramil 0826-01 Pamekasan Dampingi Posyandu, Edukasi Pencegahan Stunting bagi Warga

Senin, 11 Mei 2026 - 11:42 WIB

Dandim Pamekasan Dampingi Danrem Cek Pembangunan Jembatan Penghubung Antar Dusun

Senin, 11 Mei 2026 - 08:47 WIB

Satlantas Polres Pamekasan Tindak 582 Motor Balap Liar, 138 Unit Masih Diamankan

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:00 WIB

Diduga Jadikan Program Gizi Ladang Setoran, Korwil BGN Pamekasan Dilaporkan ke Polisi

Berita Terbaru