Forkot Demo DPRD Pamekasan, Ungkap Dugaan Permainan Proyek Pokir Oknum Dewan

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 5 Februari 2026 - 17:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Forkot Pamekasan Samsul Arifin disaat menyampaikan aspirasi di depan gedung kantor DPRD Pamekasan, Kamis (5/2/2026).

Ketua Forkot Pamekasan Samsul Arifin disaat menyampaikan aspirasi di depan gedung kantor DPRD Pamekasan, Kamis (5/2/2026).

PAMEKASAN, JATIMZONE – Forum Kota (Forkot) Pamekasan menggelar aksi demonstrasi di depan kantor DPRD Pamekasan, Kamis (5/2/2026). Dalam aksinya, Forkot mengungkap dugaan adanya praktik permainan proyek pokok-pokok pikiran (pokir) yang melibatkan oknum anggota dewan.

Ketua Forkot Pamekasan, Samsul Arifin, menyampaikan bahwa pihaknya menduga terjadi praktik jual beli pokir yang dilakukan oleh oknum anggota DPRD. Dugaan tersebut disebut dilakukan melalui admin dewan di masing-masing daerah pemilihan (dapil).

Menurut Samsul, pola yang terjadi yakni anggota dewan diduga mengarahkan secara langsung siapa pelaksana proyek pokirnya. Kondisi itu seolah-olah menegasikan kewenangan dinas selaku pihak eksekutif dalam menentukan pelaksana kegiatan.

“Bahkan, kegiatan pokir itu diduga dikunci dengan kode khusus dan diakomodir oleh orang tertentu di masing-masing dinas untuk mempermudah lobi CV utusan dewan,” kata Samsul dalam orasinya.

Ia merinci, di Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) diduga melibatkan seorang kepala bidang bernama Andri. Sementara di Dinas Pertanian disebut ada pegawai bernama Indra. Dugaan serupa juga disebut terjadi di Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta dinas lainnya dengan pola yang sama.

BACA JUGA :  Mengurai Dampak Inflasi Global: Tantangan Ekonomi dan Strategi Menghadapinya

Samsul juga mengklaim memiliki data terkait dugaan pembagian jatah proyek. Ia menyebut, terdapat oknum dewan yang diduga menerima hingga Rp25 juta dari setiap paket pekerjaan pokir dengan nilai anggaran sekitar Rp100 juta.

“Atas kondisi ini, kami berharap ke depan tidak ada lagi anggota dewan yang bermain proyek. Biarkan dewan fokus menjalankan fungsi utamanya, yakni menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat,” tegasnya.

Menanggapi tudingan tersebut, Anggota DPRD Pamekasan, Moh. Faridi, membantah adanya praktik pokir di luar mekanisme resmi. Ia menegaskan bahwa seluruh usulan pokir harus melalui proses reses di masing-masing dapil.

BACA JUGA :  Polda Jatim Gelar Kick Off Gerakan Pangan Murah, Salurkan Lebih dari 825 Ton Beras

“Reses dilakukan untuk mengakomodir dan menyelesaikan persoalan lintas sektoral. Karena itu, terkadang ada pokir yang lokasinya tidak berada di dapil bersangkutan,” jelasnya

Menurut Faridi, tidak mungkin anggota DPRD mengusulkan pokir tanpa melalui reses. Sebab, proses perencanaan pokir harus mengikuti mekanisme yang telah diatur, sebagaimana eksekutif yang wajib melalui musrenbang desa, kecamatan, hingga kabupaten.

“Kalau tidak melalui reses, itu bukan pokir, tapi dana siluman. Kalau memang temuan itu nyata, silakan dilaporkan sesuai mekanisme hukum yang berlaku,” tuturnya. (Daz)

Follow WhatsApp Channel jatimzone.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ribuan Siswa Ikuti Senam Massal, Pamekasan Bawa Pulang Rekor MURI
Tolak Kedatangan Mendikbud RI, PMII Pamekasan Minta Tuntaskan Krisis Pendidikan di Pamekasan
Babinsa Koramil 0826-02 Tlanakan dan Warga Gotong Royong Bedah Rumah Tidak Layak Huni di Larangan Tokol
Babinsa Tlanakan Ingatkan Nelayan Pesisir Pamekasan Utamakan Keselamatan Saat Melaut
Sekolah Disegel, Siswa Ketakutan: Publik Murka Dugaan Transaksi Lahan Abaikan Masa Depan Pendidikan
Babinsa Koramil 0826-01 Pamekasan Dampingi Posyandu, Edukasi Pencegahan Stunting bagi Warga
Dandim Pamekasan Dampingi Danrem Cek Pembangunan Jembatan Penghubung Antar Dusun
Satlantas Polres Pamekasan Tindak 582 Motor Balap Liar, 138 Unit Masih Diamankan

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:11 WIB

Ribuan Siswa Ikuti Senam Massal, Pamekasan Bawa Pulang Rekor MURI

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:45 WIB

Tolak Kedatangan Mendikbud RI, PMII Pamekasan Minta Tuntaskan Krisis Pendidikan di Pamekasan

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:02 WIB

Babinsa Koramil 0826-02 Tlanakan dan Warga Gotong Royong Bedah Rumah Tidak Layak Huni di Larangan Tokol

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:19 WIB

Babinsa Tlanakan Ingatkan Nelayan Pesisir Pamekasan Utamakan Keselamatan Saat Melaut

Jumat, 15 Mei 2026 - 07:01 WIB

Sekolah Disegel, Siswa Ketakutan: Publik Murka Dugaan Transaksi Lahan Abaikan Masa Depan Pendidikan

Berita Terbaru

Penyerahan piagam Rekor MURI kepada Pemerintah Kabupaten Pamekasan pada puncak peringatan Hardiknas 2026 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan.

Pemerintahan

Ribuan Siswa Ikuti Senam Massal, Pamekasan Bawa Pulang Rekor MURI

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:11 WIB