Namun, Bupati Kholilurrahman tidak memberikan teguran. Ia justru menyebut harga tersebut masih wajar.
“Harga terendah Rp40.000 itu di harga tembakau normal,” ujarnya.
Menurutnya, harga tembakau di Pamekasan tetap yang paling tinggi dibanding daerah lain. Penurunan harga disebabkan faktor cuaca, khususnya hujan yang sempat mengguyur beberapa waktu lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Asalkan tidak ada hujan susulan, Insyaallah petani akan merasakan nikmatnya jadi petani tembakau,” tambahnya.
Selain harga, Kholilurrahman juga meninjau timbangan dan sampel tembakau. Ia menyebut tidak ada pelanggaran.
“Alhamdulillah, sampel tidak ada yang melebihi batas 1 kilogram, bahkan banyak yang hanya 0,5–0,6 kilogram. Itu sangat bagus untuk ke depannya,” katanya. (*)
Halaman : 1 2

























