“Macan Ompong?” Bea Cukai Madura Disemprot Aktivis Soal Pita Cukai Ilegal

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 15 April 2026 - 11:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan aktivis Geruduk Kantor Bea dan Cukai Madura

Puluhan aktivis Geruduk Kantor Bea dan Cukai Madura

PAMEKASAN — Aroma dugaan pembiaran praktik ilegal kembali menyeruak dari tubuh Bea dan Cukai Madura. Forum Mahasiswa Pantura (Formatur) turun ke jalan, Rabu (15/4/2026).

 

Pasalnya, puluhan aktivis membawa kritik keras dan tudingan serius terhadap lembaga yang seharusnya menjadi garda terdepan penjaga penerimaan negara tersebut.

 

Dalam aksinya, Formatur menilai Bea dan Cukai Madura tak ubahnya “macan ompong”—tampak berwibawa, namun tak bertaring saat berhadapan dengan pelaku pelanggaran. Ketua Formatur, Hendra, secara lantang menuding adanya pembiaran terhadap praktik “ternak” pita cukai ilegal oleh puluhan perusahaan rokok (PR) yang kini kian merajalela di Madura.

BACA JUGA :  FORMAT Gelar Aksi “Darurat Rokok Ilegal Marbol” di Kantor Bea Cukai Madura

 

“Ini bukan lagi soal kelalaian, ini soal keberanian atau ketidakmauan bertindak. PR-PR nakal tumbuh subur, pita cukai ilegal beredar bebas, dan Bea Cukai seolah kehilangan fungsi pengawasan. Ada apa sebenarnya?” tegas Hendra dengan nada geram.

BACA JUGA :  Aksi Panas di Kuningan, Jaka Jatim Minta KPK Sikat Tuntas Korupsi Hibah Jatim

 

Ia menilai, kondisi ini bukan hanya mencoreng integritas institusi, tetapi juga berpotensi merugikan negara dalam skala besar. Di sisi lain, pelaku usaha yang patuh aturan justru dipaksa bersaing dalam ekosistem yang tidak adil akibat praktik ilegal yang dibiarkan.

Follow WhatsApp Channel jatimzone.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sygma Research: Polemik Menteri PU Harus Dijawab dengan Transparansi, Bukan Intimidasi
‎Dandim 0826/Pamekasan: Disiplin dan Integritas Jadi Kunci Menghadapi Tantangan Tugas
‎Isyarat Garuda dari Wan Sehan Jadi Energi Baru, Ali Zainal Abidin Tegaskan Perjuangan Kemanusiaan Tak Boleh Padam
Kinerja Satreskrim Tuai Apresiasi, Kapolres Sampang Anugerahkan Penghargaan kepada Kasat Reskrim
Dari Gizi hingga Lapangan Kerja, Ribuan Warga Pamekasan Kawal Program MBG
Aksi Besar Dukung MBG Menggema, Ribuan Pekerja Minta Program Presiden Tidak Dijadikan Arena Kepentingan
Hari Bhayangkara ke-80, Dandim 0826/Pamekasan Tegaskan Soliditas TNI-Polri Kunci Stabilitas Keamanan Daerah
Babinsa Tlanakan Turun ke Sawah, Cangkul di Tangan Dukung Petani Jagung Pamekasan Raih Panen Optimal

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:48 WIB

Sygma Research: Polemik Menteri PU Harus Dijawab dengan Transparansi, Bukan Intimidasi

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:23 WIB

‎Dandim 0826/Pamekasan: Disiplin dan Integritas Jadi Kunci Menghadapi Tantangan Tugas

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:36 WIB

‎Isyarat Garuda dari Wan Sehan Jadi Energi Baru, Ali Zainal Abidin Tegaskan Perjuangan Kemanusiaan Tak Boleh Padam

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:24 WIB

Kinerja Satreskrim Tuai Apresiasi, Kapolres Sampang Anugerahkan Penghargaan kepada Kasat Reskrim

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:45 WIB

Dari Gizi hingga Lapangan Kerja, Ribuan Warga Pamekasan Kawal Program MBG

Berita Terbaru