SAMPANG – Proyek rabat beton yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2025 senilai Rp198 juta di Dusun Burnang, Desa Mambulu Barat, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang, Madura, menuai sorotan tajam, Selasa (17/2/2026).
Proyek tersebut sebelumnya dilaporkan mengalami keretakan dan kerusakan meski belum lama dikerjakan. Pemerintah Desa (Pemdes) Mambulu Barat mengklaim telah melakukan perbaikan. Namun, proses perbaikan itu dinilai belum maksimal dan kembali memunculkan tanda tanya publik.
Berdasarkan video dan foto yang diterima media ini, kualitas perbaikan dipertanyakan. Dalam rekaman terlihat pekerjaan tambal sulam diduga hanya menggunakan campuran semen dan pasir hitam tanpa material batu koral (kerikil) sebagai agregat kasar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, pada bagian tengah badan jalan tampak dipasang batu gunung berukuran besar, sementara sisi tepi cor beton terlihat kosong. Kondisi tersebut memunculkan dugaan adanya manipulasi ketebalan beton dan pengerjaan yang tidak sesuai standar teknis konstruksi.
Rofi, aktivis di Kabupaten Sampang, mendesak dinas terkait, Inspektorat, serta Aparat Penegak Hukum (APH) Polres Sampang untuk segera turun tangan menyelidiki proyek tersebut.
Menurutnya, metode perbaikan yang dilakukan justru memperkuat dugaan adanya persoalan sejak tahap pekerjaan awal.
Penulis : Junaidi
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Jatim Zone
Halaman : 1 2 Selanjutnya

























