Benang Kusut Korupsi Pokir DPRD Sumenep: IW dan AM Disebut Kunci Kasus

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 12:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis Dear Jatim kembali mendesak Polres Sumenep agar serius mengusut dugaan korupsi dana Pokir DPRD yang diduga melibatkan sejumlah anggota dewan. (Foto Polres Sumenep)

Aktivis Dear Jatim kembali mendesak Polres Sumenep agar serius mengusut dugaan korupsi dana Pokir DPRD yang diduga melibatkan sejumlah anggota dewan. (Foto Polres Sumenep)

“Semua sudah diatur, dari pengajuan proposal sampai LPJ. Ini bukan rahasia umum lagi,” katanya.

Ia juga mengungkap adanya pengakuan beberapa kepala desa kepada penyidik terkait penarikan fee oleh oknum anggota DPRD yang berperan sebagai aspirator proyek.

“Kami bahkan memiliki rekaman percakapan telepon dan tangkapan layar chat antara oknum anggota DPRD dengan pihak-pihak terkait proyek Pokir. Nama-nama yang pokirnya bermasalah di antaranya berinisial IW, ZA, MHR, AM, MR, AHAM, dan DHF,” ungkap Sutrisno.

Menurutnya, pemeriksaan terhadap AM menjadi kunci untuk mengungkap secara menyeluruh dugaan korupsi Pokir DPRD Sumenep.

“Kalau penyidik serius memeriksa AM, kasus ini bisa segera naik ke tahap penyidikan. AM ini kunci membuka semuanya,” ujarnya.

BACA JUGA :  Forkot Demo DPRD Pamekasan, Ungkap Dugaan Permainan Proyek Pokir Oknum Dewan

Dear Jatim menegaskan akan kembali turun ke jalan menggelar aksi jilid 4 apabila Polres Sumenep tetap lamban menangani kasus tersebut.

“Kami sudah cukup sabar. Jika tidak ada perkembangan dalam waktu dekat, Dear Jatim akan menggelar aksi besar-besaran,” ancam Sutrisno.

Selain kasus Pokir, Dear Jatim juga menyoroti sejumlah laporan dugaan korupsi lain yang hingga kini tak kunjung dituntaskan Unit Tipidkor Satreskrim Polres Sumenep.

BACA JUGA :  Rokok Ilegal di Madura: Nama Ketua Paguyuban Rokok Terseret, Bea Cukai Dituding Hanya Formalitas

Beberapa di antaranya meliputi dugaan korupsi pembangunan Gedung KIHT, program TKM, proyek Dinas PUTR, serta dugaan penyimpangan tunjangan profesi guru non-sertifikasi.

“Kasus-kasus besar itu seolah sengaja dibiarkan menggantung. Kami menduga ada permainan yang membuat penyelidikan berhenti di tengah jalan,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel jatimzone.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aksi Besar Dukung MBG Menggema, Ribuan Pekerja Minta Program Presiden Tidak Dijadikan Arena Kepentingan
Waduh! Diduga Mobdin Bupati Pamekasan Terciduk Pakai Plat Pribadi, Formaasi Kecam Penyalahgunaan Aset Daerah
Viral MBG di MI Miftahul Ulum, SPPG Proppo Tegaskan Menu Sesuai Gizi dan Dapur Bukan Milik DPRD
Nama Anggota DPR Disebut dalam BAP Kasus MBG, Jaka Jatim Minta Penyidikan Transparan
Ribuan Siswa Ikuti Senam Massal, Pamekasan Bawa Pulang Rekor MURI
Perdata Kandas di Semua Tingkat, Kasus Haji Latif Pamekasan Kini Masuk Proses Pidana
Forkot Demo DPRD Pamekasan, Ungkap Dugaan Permainan Proyek Pokir Oknum Dewan
Khofifah Mangkir Panggilan Pengadilan, Jaka Jatim: Bentuk Pengkhianatan terhadap Hukum

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:46 WIB

Aksi Besar Dukung MBG Menggema, Ribuan Pekerja Minta Program Presiden Tidak Dijadikan Arena Kepentingan

Senin, 22 Juni 2026 - 19:53 WIB

Waduh! Diduga Mobdin Bupati Pamekasan Terciduk Pakai Plat Pribadi, Formaasi Kecam Penyalahgunaan Aset Daerah

Sabtu, 20 Juni 2026 - 06:40 WIB

Viral MBG di MI Miftahul Ulum, SPPG Proppo Tegaskan Menu Sesuai Gizi dan Dapur Bukan Milik DPRD

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Nama Anggota DPR Disebut dalam BAP Kasus MBG, Jaka Jatim Minta Penyidikan Transparan

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:11 WIB

Ribuan Siswa Ikuti Senam Massal, Pamekasan Bawa Pulang Rekor MURI

Berita Terbaru