PAMEKASAN – Kritik publik akhirnya membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan mengubah kebijakan.
Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman, memutuskan membatalkan rencana pembelian empat sofa jati ukir yang nilainya setara harga sebuah mobil Toyota Avanza bekas.
Anggaran sebesar Rp116 juta lebih yang semula disiapkan untuk sofa tersebut dialihkan ke program penerangan di kawasan Mandhapa Agung Ronggosukowati.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tamu sering berkunjung pada malam hari, tetapi suasana pendopo terlalu redup. Dengan tambahan lampu, situasi akan lebih layak,” ujar Bupati Kholil.
Ia menegaskan, pemerintahannya berkomitmen lebih fokus pada kepentingan masyarakat.
Namun, masyarakat menilai langkah tersebut belum cukup. Pasalnya, dalam dokumen APBD 2025 masih tercatat sejumlah belanja yang dianggap tidak prorakyat, seperti pengadaan kasur senilai Rp120 juta.
Halaman : 1 2 Selanjutnya

























