“Saya melihat banyak SPPG beroperasi tidak sesuai SOP. Ahli gizi tidak ada, yang penting hanya menyajikan makanan lalu diberikan ke siswa. Soal layak dikonsumsi atau tidak, tidak ada tanggung jawab. Ini yang harus diluruskan,” tegasnya.
Mahfud menilai kondisi tersebut memunculkan pandangan negatif masyarakat terhadap program yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Ia menekankan agar program mulia itu tidak dirusak oleh oknum yang hanya mencari keuntungan pribadi.
“Saya tidak mau program mulia Bapak Presiden dirusak oleh oknum. Karena itu, BGN dan seluruh lapisan masyarakat perlu melakukan pengawasan ketat,” katanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagai penutup, Mahfud mengajak masyarakat ikut mengawal pelaksanaan MBG agar benar-benar berjalan sesuai cita-cita pemerintah dalam meningkatkan gizi anak bangsa. (*)
Halaman : 1 2

























