Jalan Raya Ketapang-Pangarengan Sampang Tuntas, Ekonomi Lokal Melesat

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebelumnya, kondisi Jalan Raya Ketapang-Pangarengan kerap dikeluhkan masyarakat karena banyak berlubang, sempit, dan rawan kecelakaan, terutama di musim hujan.

Kondisi ini membuat waktu tempuh menjadi sangat lama dan menghambat aktivitas ekonomi. Banyak petani daelayan kesulitan mengangkut hasil panen atau tangkapan mereka ke pasar dalam waktu singkat, yang berujung pada penurunan kualitas produk dan kerugian.

Dampak positif dari selesainya proyek ini sudah mulai dirasakan oleh warga. Ibu Sumiati (45), seorang pedagang sayur keliling dari Desa Ketapang Daya, mengungkapkan kegembiraaya.

“Dulu kalau mau ke pasar di kota Sampang atau ke Banyuates, rasanya jauh sekali. Jalaya rusak parah, ban motor sering bocor. Sekarang, jalan sudah mulus, jadi lebih cepat sampai, sayur juga masih segar. Pelanggan jadi makin banyak karena kami bisa mengantar lebih cepat,” kata Ibu Sumiati sambil tersenyum lebar.

Senada dengan Ibu Sumiati, Bapak Hamdan (50), seorang nelayan dari Pangarengan, juga merasakan manfaat besar.

BACA JUGA :  Khofifah: Natal Sebagai Momentum Menebar Cinta Kasih dan Menguatkan Kemanusiaan

“Ikan hasil tangkapan kami bisa langsung dibawa ke pengepul atau pasar induk di Sampang kota tanpa takut rusak di perjalanan. Waktu pengiriman jadi singkat, harganya juga bisa lebih bagus karena ikan masih segar,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Sampang berharap, dengan rampungnya Jalan Raya Ketapang-Pangarengan ini, akan diikuti dengan munculnya investor baru yang tertarik menanamkan modal di wilayah tersebut, terutama di sektor pertanian, perikanan, dan pariwisata bahari.

BACA JUGA :  Tambang Ilegal di Pasean Diduga Libatkan Oknum Kades, Gunakan Tiga Ekskavator

Hal ini juga sejalan dengan rencana jangka panjang Pemkab Sampang untuk mengembangkan wilayah utara sebagai sentra produksi pangan dan destinasi wisata unggulan.

Ke depan, Pemkab Sampang berkomitmen untuk terus melanjutkan program pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan di seluruh wilayah Kabupaten Sampang yang masih membutuhkan perhatian.

Prioritas akan diberikan pada ruas-ruas jalan yang menjadi akses utama sentra ekonomi dan penghubung antar wilayah penting.

Follow WhatsApp Channel jatimzone.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Skandal KIP di STAI Al Mujtama Pamekasan: Mahasiswa hanya Terima Rp750 Ribu dari Rp6,6 Juta, Buku Rekening Terindikasi Ditahan Oknum Dosen
Babinsa Proppo Turun ke Sawah, Dampingi Petani Hadapi Penurunan Hasil Panen
Turun Langsung ke Sawah, Babinsa Proppo Ringankan Beban Petani
“Macan Ompong?” Bea Cukai Madura Disemprot Aktivis Soal Pita Cukai Ilegal
Babinsa Larangan Turun Tangan Bantu Petani, Percepat Persiapan Tanam Kedua di Taraban
Lautan Massa Sambut H. Khairul Umam di Blumbungan, Istighatsah Akbar Jadi Simbol Dukungan Petani Tembakau
Babinsa Pademawu Turun Tangan Bantu Petani Bersihkan Padi Kering, Perkuat Ketahanan Pangan Desa
Momen Bahagia Putri Kades Banjar Talela Sampang, Akad Nikah Digelar 14 April 2026

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 11:48 WIB

Dugaan Skandal KIP di STAI Al Mujtama Pamekasan: Mahasiswa hanya Terima Rp750 Ribu dari Rp6,6 Juta, Buku Rekening Terindikasi Ditahan Oknum Dosen

Selasa, 21 April 2026 - 09:30 WIB

Babinsa Proppo Turun ke Sawah, Dampingi Petani Hadapi Penurunan Hasil Panen

Sabtu, 18 April 2026 - 11:29 WIB

Turun Langsung ke Sawah, Babinsa Proppo Ringankan Beban Petani

Rabu, 15 April 2026 - 11:49 WIB

“Macan Ompong?” Bea Cukai Madura Disemprot Aktivis Soal Pita Cukai Ilegal

Minggu, 12 April 2026 - 12:15 WIB

Lautan Massa Sambut H. Khairul Umam di Blumbungan, Istighatsah Akbar Jadi Simbol Dukungan Petani Tembakau

Berita Terbaru