Dugaan Skandal KIP di STAI Al Mujtama Pamekasan: Mahasiswa hanya Terima Rp750 Ribu dari Rp6,6 Juta, Buku Rekening Terindikasi Ditahan Oknum Dosen

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 11:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ilustrasi Penahan rekening bantuan KIP oleh Oknum Kampus STAI Al-Mujtama Pamekasan

Gambar ilustrasi Penahan rekening bantuan KIP oleh Oknum Kampus STAI Al-Mujtama Pamekasan

PAMEKASAN – Dugaan praktik pemotongan bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah mencuat di lingkungan kampus STAI Al Mujtama Pamekasan. Sejumlah mahasiswa penerima bantuan mengaku tidak menerima dana secara utuh, bahkan hanya memperoleh Rp750.000 dari total bantuan sebesar Rp6.600.000. Rabu (22/4/2026)

BACA JUGA :  Mensospema GP Ansor Jatim Salurkan Bantuan Tali Asih

Informasi yang dihimpun awak media menyebutkan, pemotongan tersebut berdalih sebagai biaya living cost. Namun, alasan tersebut dinilai janggal karena jumlah yang diterima mahasiswa jauh dari nominal semestinya. Tidak hanya itu, muncul dugaan serius terkait penahanan buku rekening dan kartu KIP milik mahasiswa oleh oknum dosen, tanpa dasar hukum yang jelas.

BACA JUGA :  Babinsa Larangan Dampingi Panen Padi, Mini Combine Harvester Permudah Petani di Taraban

“Dana yang seharusnya menjadi hak penuh mahasiswa justru tidak diterima secara utuh. Bahkan buku rekening kami ditahan, jadi kami tidak punya kendali atas bantuan tersebut,” ungkap salah satu mahasiswa yang enggan disebutkan namanya.

Praktik penahanan buku rekening ini menuai sorotan tajam, sebab secara administratif maupun hukum, rekening bantuan merupakan hak pribadi penerima. Tindakan tersebut dinilai berpotensi melanggar aturan dan membuka celah penyalahgunaan dana bantuan pendidikan.

Follow WhatsApp Channel jatimzone.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Babinsa Proppo Turun ke Sawah, Dampingi Petani Hadapi Penurunan Hasil Panen
Turun Langsung ke Sawah, Babinsa Proppo Ringankan Beban Petani
“Macan Ompong?” Bea Cukai Madura Disemprot Aktivis Soal Pita Cukai Ilegal
Babinsa Larangan Turun Tangan Bantu Petani, Percepat Persiapan Tanam Kedua di Taraban
Lautan Massa Sambut H. Khairul Umam di Blumbungan, Istighatsah Akbar Jadi Simbol Dukungan Petani Tembakau
Babinsa Pademawu Turun Tangan Bantu Petani Bersihkan Padi Kering, Perkuat Ketahanan Pangan Desa
Momen Bahagia Putri Kades Banjar Talela Sampang, Akad Nikah Digelar 14 April 2026
Babinsa Larangan Dampingi Panen Padi, Mini Combine Harvester Permudah Petani di Taraban

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 11:48 WIB

Dugaan Skandal KIP di STAI Al Mujtama Pamekasan: Mahasiswa hanya Terima Rp750 Ribu dari Rp6,6 Juta, Buku Rekening Terindikasi Ditahan Oknum Dosen

Selasa, 21 April 2026 - 09:30 WIB

Babinsa Proppo Turun ke Sawah, Dampingi Petani Hadapi Penurunan Hasil Panen

Sabtu, 18 April 2026 - 11:29 WIB

Turun Langsung ke Sawah, Babinsa Proppo Ringankan Beban Petani

Rabu, 15 April 2026 - 11:49 WIB

“Macan Ompong?” Bea Cukai Madura Disemprot Aktivis Soal Pita Cukai Ilegal

Minggu, 12 April 2026 - 12:15 WIB

Lautan Massa Sambut H. Khairul Umam di Blumbungan, Istighatsah Akbar Jadi Simbol Dukungan Petani Tembakau

Berita Terbaru