Kondisi makin berat karena jumlah penumpang terus menurun, sementara biaya operasional bus justru naik. “Saya baru 5 tahun jalanin usaha ini. Kalau aturannya ribet begini, sangat memberatkan,” keluh Suryono.
Hal senada diungkapkan Wawan, kru bus yang sering mendapat keluhan penumpang. “Kita pikir musik itu bebas dinikmati, wong sudah beli kuota internet. Masak juragan bus harus bayar lagi gara-gara muter musik?” ujarnya.
Para pengusaha berharap pemerintah lebih bijak dalam membuat regulasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kalau semua kena pajak, rakyat kecil makin susah. Harusnya ada pengecualian supaya ekonomi jalan,” tambah Wawan.
Halaman : 1 2

























