Hindari Royalti Musik, PO Bus Beralih Putar Ludruk & Pengajian

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengusaha otobus di Pasuruan lebih pilih memutar ludruk atau pengajian untuk menghindari tarif royalti dari LMKN yang saat ini belum disosialisasikan, Selasa (19/08/2025) (Dok. PO. Kopi Langit 81)

Pengusaha otobus di Pasuruan lebih pilih memutar ludruk atau pengajian untuk menghindari tarif royalti dari LMKN yang saat ini belum disosialisasikan, Selasa (19/08/2025) (Dok. PO. Kopi Langit 81)

Kondisi makin berat karena jumlah penumpang terus menurun, sementara biaya operasional bus justru naik. “Saya baru 5 tahun jalanin usaha ini. Kalau aturannya ribet begini, sangat memberatkan,” keluh Suryono.

Hal senada diungkapkan Wawan, kru bus yang sering mendapat keluhan penumpang. “Kita pikir musik itu bebas dinikmati, wong sudah beli kuota internet. Masak juragan bus harus bayar lagi gara-gara muter musik?” ujarnya.

BACA JUGA :  Prestasi Gemilang Ditorehkan IPTU Nur Fajri Alim Dari Kanit IV Tipidkor Polres Pamekasan Menuju PS Kasat Reskrim Polres Sampang

Para pengusaha berharap pemerintah lebih bijak dalam membuat regulasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau semua kena pajak, rakyat kecil makin susah. Harusnya ada pengecualian supaya ekonomi jalan,” tambah Wawan.

Follow WhatsApp Channel jatimzone.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Famas-Mahardika Lanjut Demo Bea Cukai RI dan KPK Soal Dugaan TPPU PR Subur Jaya
“Macan Ompong?” Bea Cukai Madura Disemprot Aktivis Soal Pita Cukai Ilegal
Lautan Massa Sambut H. Khairul Umam di Blumbungan, Istighatsah Akbar Jadi Simbol Dukungan Petani Tembakau
Baru Beraksi, Langsung Tersungkur! Curanmor Masjid Dibekuk 7 Jam oleh Polres Sampang
Permudah Warga di Bulan Ramadhan, Satpas Polres Pamekasan Hadirkan Layanan SIM Keliling
KITMAS Resmi Dikukuhkan, Langkah Strategis Sejahterakan Petani Tembakau
Diduga Jadi Sarang Penipuan, J&T Cargo Minta Uang Tambahan ke Customer COD Tanpa Kejelasan
Langkah Mulia Bani Insan Peduli: Ribuan Anak Yatim Sumenep Dapat Perhatian dan Santunan

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 16:56 WIB

Famas-Mahardika Lanjut Demo Bea Cukai RI dan KPK Soal Dugaan TPPU PR Subur Jaya

Rabu, 15 April 2026 - 11:49 WIB

“Macan Ompong?” Bea Cukai Madura Disemprot Aktivis Soal Pita Cukai Ilegal

Minggu, 12 April 2026 - 12:15 WIB

Lautan Massa Sambut H. Khairul Umam di Blumbungan, Istighatsah Akbar Jadi Simbol Dukungan Petani Tembakau

Selasa, 31 Maret 2026 - 11:36 WIB

Baru Beraksi, Langsung Tersungkur! Curanmor Masjid Dibekuk 7 Jam oleh Polres Sampang

Kamis, 12 Maret 2026 - 15:52 WIB

Permudah Warga di Bulan Ramadhan, Satpas Polres Pamekasan Hadirkan Layanan SIM Keliling

Berita Terbaru

Penyerahan piagam Rekor MURI kepada Pemerintah Kabupaten Pamekasan pada puncak peringatan Hardiknas 2026 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan.

Pemerintahan

Ribuan Siswa Ikuti Senam Massal, Pamekasan Bawa Pulang Rekor MURI

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:11 WIB