Tukang Cukur di Pamekasan Ditangkap Polisi, Keluarga Curiga Jadi Korban Rekayasa Kasus Cukai

Avatar

- Jurnalis

Senin, 20 Oktober 2025 - 23:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Pamekasan didesak transparan dalam mengusut kasus pita cukai palsu yang menyeret seorang tukang cukur, sementara dalang utama masih misterius. (Foto: Istimewa)

Polres Pamekasan didesak transparan dalam mengusut kasus pita cukai palsu yang menyeret seorang tukang cukur, sementara dalang utama masih misterius. (Foto: Istimewa)

PAMEKASAN – Publik digegerkan dengan kabar penangkapan misterius yang dilakukan oleh Satreskrim Polres Pamekasan terkait dugaan kasus pita cukai palsu.

Seorang pria berinisial S dikabarkan diamankan secara diam-diam oleh polisi pada 15 Oktober 2025. Penangkapan terjadi di kawasan Dusun Tacempah, Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan.

BACA JUGA :  Tim Resmob Polres Pamekasan Gerebek Judi Sabung Ayam, Enam Pelaku Diamankan

Namun, yang menjadi sorotan, sosok berinisial IF asal Sumenep—yang diduga kuat sebagai pemain utama dalam jaringan pita cukai palsu—justru tidak tersentuh hukum dan masih bebas berkeliaran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kakak korban, Syafiudin Moma, mengaku keberatan atas tindakan aparat. Ia menyebut adiknya hanyalah tukang cukur rambut, bukan pelaku bisnis ilegal.

BACA JUGA :  Diterjang Hujan Disertai Angin Kencang, Sejumlah Rumah di Palengaan Pamekasan Rusak Parah

“Adik saya tidak pernah menjual pita cukai palsu. Dia hanya diminta mengantar. Bukan pemainnya,” ujar Syafiudin, Senin (20/10/2025).

Menurutnya, peristiwa bermula saat IF bersama dua rekannya membuat janji bertemu dengan S di salah satu lokasi di Plakpak. Namun ketika S datang, ia langsung diminta masuk ke sebuah mobil sekitar 50 meter dari tempat pertemuan itu.

BACA JUGA :  Dugaan Pengemasan Minyak Goreng Curah Bermerek Minyak Kita Diselidiki Polres Pamekasan

“Uang sempat diberikan dan dihitung. Tidak lama kemudian, adik saya langsung ditangkap. Sementara IF yang jelas-jelas menjadi pembeli malah dibiarkan,” jelasnya.

Follow WhatsApp Channel jatimzone.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Travel Umrah Bodong Rugikan Warga Pamekasan Ratusan Juta, Pelaku Dibekuk di Pasuruan
Sekolah Disegel, Siswa Ketakutan: Publik Murka Dugaan Transaksi Lahan Abaikan Masa Depan Pendidikan
Satlantas Polres Pamekasan Tindak 582 Motor Balap Liar, 138 Unit Masih Diamankan
Diduga Jadikan Program Gizi Ladang Setoran, Korwil BGN Pamekasan Dilaporkan ke Polisi
Tak Ada Ampun! Polres Pamekasan Sikat 9 Pelaku Kejahatan Jalanan dalam Sepekan
Cekcok di Tengah Acara Warga Berujung Penusukan, Polres Pamekasan Amankan Pelaku
Ngeri! Paman di Sampang Diduga Cabuli Keponakan Selama Bertahun-tahun
Desak KPK Tuntaskan Kasus Hibah Jatim, Massa Jaka Jatim Gelar Aksi di DPRD Jawa Timur

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:20 WIB

Travel Umrah Bodong Rugikan Warga Pamekasan Ratusan Juta, Pelaku Dibekuk di Pasuruan

Jumat, 15 Mei 2026 - 07:01 WIB

Sekolah Disegel, Siswa Ketakutan: Publik Murka Dugaan Transaksi Lahan Abaikan Masa Depan Pendidikan

Senin, 11 Mei 2026 - 08:47 WIB

Satlantas Polres Pamekasan Tindak 582 Motor Balap Liar, 138 Unit Masih Diamankan

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:00 WIB

Diduga Jadikan Program Gizi Ladang Setoran, Korwil BGN Pamekasan Dilaporkan ke Polisi

Senin, 4 Mei 2026 - 18:04 WIB

Tak Ada Ampun! Polres Pamekasan Sikat 9 Pelaku Kejahatan Jalanan dalam Sepekan

Berita Terbaru

Penyerahan piagam Rekor MURI kepada Pemerintah Kabupaten Pamekasan pada puncak peringatan Hardiknas 2026 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan.

Pemerintahan

Ribuan Siswa Ikuti Senam Massal, Pamekasan Bawa Pulang Rekor MURI

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:11 WIB