Desak KPK Tuntaskan Kasus Hibah Jatim, Massa Jaka Jatim Gelar Aksi di DPRD Jawa Timur

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 29 April 2026 - 15:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Massa Jaringan Kawal Jawa Timur saat menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor DPRD Jawa Timur, Surabaya, menuntut KPK segera menuntaskan kasus dugaan korupsi dana hibah APBD Jatim.

Massa Jaringan Kawal Jawa Timur saat menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor DPRD Jawa Timur, Surabaya, menuntut KPK segera menuntaskan kasus dugaan korupsi dana hibah APBD Jatim.

SURABAYA, JATIMZONE – Puluhan massa yang tergabung dalam Jaringan Kawal Jawa Timur (Jaka Jatim) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor DPRD Jawa Timur, Jalan Indrapura, Surabaya, Rabu. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk tekanan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar segera menuntaskan kasus dugaan korupsi dana hibah APBD Jawa Timur tahun anggaran 2019–2024.

Aksi ini dipicu oleh belum adanya kejelasan hukum terhadap 16 tersangka yang telah ditetapkan dalam kasus tersebut. Massa menilai, lambannya penanganan perkara oleh KPK menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat.

BACA JUGA :  Sidang Pembuktian Dugaan Beli Pita Cukai di PN Pamekasan Disorot, Kuasa Hukum Nilai Saksi Tidak Relevan

Koordinator aksi, Musfiq, dalam orasinya menegaskan bahwa publik berhak mendapatkan kepastian hukum atas kasus yang dinilai merugikan keuangan negara tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami datang ke DPRD Jatim untuk menyuarakan kekecewaan masyarakat. Sudah hampir dua tahun sejak penetapan tersangka, tapi belum ada langkah tegas dari KPK terhadap sebagian besar tersangka,” ujar Musfiq di hadapan massa aksi.

BACA JUGA :  Tukang Cukur di Pamekasan Ditangkap Polisi, Keluarga Curiga Jadi Korban Rekayasa Kasus Cukai

Ia menyebut, dari total 16 tersangka, hanya sebagian kecil yang telah menjalani proses persidangan, sementara lainnya masih belum tersentuh penegakan hukum secara maksimal.

“Ini menjadi ironi. Ada tersangka yang bahkan masih aktif sebagai pejabat negara dan tetap menerima fasilitas dari negara. Ini sangat mencederai rasa keadilan publik,” tambahnya.

BACA JUGA :  Sidang Pita Cukai di PN Pamekasan, Kuasa Hukum Ungkap Dugaan Jebakan dan Kriminalisasi Terdakwa

Musfiq juga menyoroti belum dilakukannya penahanan terhadap sejumlah tersangka, padahal dalam praktik umum, KPK biasanya langsung mengambil langkah tegas setelah menetapkan status tersangka.

“Biasanya KPK menggunakan kewenangannya sesuai KUHAP, termasuk penahanan untuk mencegah pelarian atau penghilangan barang bukti. Tapi dalam kasus ini, justru terkesan lamban,” tegasnya.

Follow WhatsApp Channel jatimzone.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Alat Bukti Disiapkan, Adik Kandung Haji Latif Terancam Diseret ke Jalur Hukum
Penetapan Tersangka Polsek Pademawu Dipersoalkan, Kejari Diminta Gelar Perkara Khusus
Aktivis Kepung Kejari Pamekasan, Tiga Kasus Disorot Diduga Jalan di Tempat
Polres Pamekasan Intensifkan Pengawasan SPBU, Pastikan Distribusi BBM Aman dan Tepat Sasaran
Perempuan 21 Tahun Diduga Tipu Motor Anak SMP, Diamankan Polisi dalam 24 Jam
Polres Pamekasan Tahan Oknum Guru Ngaji, Diduga Perkosa Dua Anak di Bawah Umur Selama Bertahun-tahun
Pelaku Gondol Motor di Camplong Ditangkap Satreskrim Polres Sampang, Modus Pembeli Palsu
Baru Beraksi, Langsung Tersungkur! Curanmor Masjid Dibekuk 7 Jam oleh Polres Sampang

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 15:36 WIB

Desak KPK Tuntaskan Kasus Hibah Jatim, Massa Jaka Jatim Gelar Aksi di DPRD Jawa Timur

Selasa, 28 April 2026 - 19:37 WIB

Alat Bukti Disiapkan, Adik Kandung Haji Latif Terancam Diseret ke Jalur Hukum

Selasa, 28 April 2026 - 19:22 WIB

Penetapan Tersangka Polsek Pademawu Dipersoalkan, Kejari Diminta Gelar Perkara Khusus

Senin, 27 April 2026 - 18:14 WIB

Aktivis Kepung Kejari Pamekasan, Tiga Kasus Disorot Diduga Jalan di Tempat

Senin, 27 April 2026 - 13:55 WIB

Polres Pamekasan Intensifkan Pengawasan SPBU, Pastikan Distribusi BBM Aman dan Tepat Sasaran

Berita Terbaru