SPMP Bakal Kepung Bea Cukai Madura, Tuntut Bongkar Dugaan Permainan Pita Cukai PR Jalluh

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 28 Agustus 2025 - 21:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suara Pemuda & Mahasiswa Pamekasan (SPMP) bakal turun ke jalan pada Kamis, 4 September 2025.

Suara Pemuda & Mahasiswa Pamekasan (SPMP) bakal turun ke jalan pada Kamis, 4 September 2025.

Terakhir, SPMP mendesak adanya pemeriksaan menyeluruh terhadap aset pemilik PR Jalluh maupun pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam permainan pita cukai tersebut.

Massa Aksi dan Titik Kumpul

Aksi demonstrasi ini diperkirakan akan diikuti sekitar 50 orang massa dari kalangan pemuda dan mahasiswa Pamekasan. Mereka akan memulai long march dari Arek Lancor, Pamekasan, pada pukul 10.00 WIB, sebelum akhirnya bergerak menuju Kantor Bea dan Cukai Madura.

SPMP menegaskan bahwa aksi tersebut dilakukan secara damai, namun penuh dengan semangat perlawanan terhadap dugaan praktik kotor di balik bisnis rokok ilegal.

Desakan Serius kepada Bea Cukai

Menurut SPMP, Bea dan Cukai sebagai institusi yang memiliki kewenangan penuh dalam mengawasi peredaran pita cukai tidak boleh abai. Mereka menilai, lemahnya pengawasan akan membuka celah bagi mafia rokok untuk bermain, sehingga berdampak langsung pada kerugian negara.

SPMP berharap pihak Bea Cukai merespons serius tuntutan ini. Jika tidak ada tindakan nyata, maka kami akan terus melakukan aksi lanjutan sampai aturan benar-benar ditegakkan,” tegas Rohim.

BACA JUGA :  Belum Kantongi Izin, Night Run Vitria Medika Tetap Digelar Malam Ini di Arek Lancor

Ia juga menambahkan, aksi ini bukan sekadar kepentingan kelompok mahasiswa, melainkan upaya bersama menjaga keuangan negara dan menciptakan iklim industri yang sehat.

Ancaman Mafia Rokok Ilegal

Isu rokok ilegal memang bukan hal baru di Madura. Sejumlah aktivis sebelumnya juga kerap menyoroti lemahnya pengawasan dan dugaan keterlibatan pihak tertentu dalam peredaran pita cukai ilegal. Kehadiran PR Jalluh kembali memunculkan polemik setelah muncul dugaan permainan dalam penebusan pita cukai.

SPMP menilai, jika praktik semacam ini dibiarkan, maka negara akan terus kehilangan potensi pendapatan dari sektor cukai. Lebih dari itu, hal ini juga berpotensi merugikan produsen rokok yang taat aturan, karena harus bersaing tidak sehat dengan perusahaan yang melakukan praktik ilegal.

BACA JUGA :  Kurang dari 24 Jam! Polisi Ringkus Pelaku Penganiayaan Berdarah di Pamekasan

Dengan aksi ini, SPMP berharap suara mereka bisa menjadi alarm bagi aparat penegak hukum untuk tidak tinggal diam. Mereka menegaskan, aksi di depan Bea Cukai Madura hanyalah langkah awal dari gerakan yang lebih besar jika tuntutan mereka diabaikan. (*)

Follow WhatsApp Channel jatimzone.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Pamekasan Ungkap 7 Kasus Pencurian, Sejumlah Pelaku Diamankan Beserta Barang Bukti
Travel Umrah Bodong Rugikan Warga Pamekasan Ratusan Juta, Pelaku Dibekuk di Pasuruan
Sekolah Disegel, Siswa Ketakutan: Publik Murka Dugaan Transaksi Lahan Abaikan Masa Depan Pendidikan
Satlantas Polres Pamekasan Tindak 582 Motor Balap Liar, 138 Unit Masih Diamankan
Diduga Jadikan Program Gizi Ladang Setoran, Korwil BGN Pamekasan Dilaporkan ke Polisi
Tak Ada Ampun! Polres Pamekasan Sikat 9 Pelaku Kejahatan Jalanan dalam Sepekan
Cekcok di Tengah Acara Warga Berujung Penusukan, Polres Pamekasan Amankan Pelaku
Ngeri! Paman di Sampang Diduga Cabuli Keponakan Selama Bertahun-tahun

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:51 WIB

Polres Pamekasan Ungkap 7 Kasus Pencurian, Sejumlah Pelaku Diamankan Beserta Barang Bukti

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:20 WIB

Travel Umrah Bodong Rugikan Warga Pamekasan Ratusan Juta, Pelaku Dibekuk di Pasuruan

Jumat, 15 Mei 2026 - 07:01 WIB

Sekolah Disegel, Siswa Ketakutan: Publik Murka Dugaan Transaksi Lahan Abaikan Masa Depan Pendidikan

Senin, 11 Mei 2026 - 08:47 WIB

Satlantas Polres Pamekasan Tindak 582 Motor Balap Liar, 138 Unit Masih Diamankan

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:00 WIB

Diduga Jadikan Program Gizi Ladang Setoran, Korwil BGN Pamekasan Dilaporkan ke Polisi

Berita Terbaru