Dalam aksinya, Jaka Jatim menyampaikan sejumlah tuntutan kepada KPK. Mereka mendesak agar seluruh tersangka segera diproses hukum tanpa tebang pilih serta memastikan transparansi dalam penanganan perkara.
Selain itu, massa juga meminta agar pejabat publik yang telah ditetapkan sebagai tersangka segera dinonaktifkan dari jabatannya guna menjaga integritas lembaga negara.
“Kami tidak ingin hukum hanya tajam ke bawah, tapi tumpul ke atas. Semua harus diperlakukan sama di depan hukum,” kata Musfiq.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih lanjut, ia memperingatkan bahwa jika tidak ada langkah konkret dari KPK dalam waktu dekat, pihaknya akan kembali menggelar aksi dengan massa yang lebih besar.
“Kalau dalam waktu dekat tidak ada perkembangan signifikan, kami pastikan akan turun lagi dengan jumlah massa yang lebih besar,” ujarnya.
Aksi berlangsung tertib dengan pengawalan aparat kepolisian. Massa membubarkan diri setelah menyampaikan tuntutan dan menyerahkan pernyataan sikap kepada perwakilan DPRD Jawa Timur.
Kasus dugaan korupsi dana hibah APBD Jawa Timur sendiri menjadi perhatian publik karena melibatkan sejumlah pejabat dan nilai anggaran yang cukup besar. Hingga kini, masyarakat masih menunggu langkah tegas dari aparat penegak hukum untuk menuntaskan perkara tersebut secara transparan dan akuntabel. (Daz).
Halaman : 1 2

























