PAMEKASAN, – Sebuah video berdurasi sekitar satu setengah menit viral di media sosial. Rekaman tersebut memperlihatkan seorang perempuan memprotes petugas Bea Cukai Madura saat melakukan razia rokok ilegal di salah satu toko di Kabupaten Pamekasan, Madura.
Video yang beredar luas di grup WhatsApp dan berbagai platform media sosial itu memperlihatkan petugas gabungan dari Bea Cukai Madura, Satpol PP, dan Damkar Pamekasan sedang melakukan operasi penindakan terhadap peredaran rokok tanpa pita cukai.
Dalam rekaman itu, seorang perempuan yang diduga pemilik toko tampak berdebat dengan petugas. Ia menyebut bahwa rokok yang dijualnya merupakan milik seseorang bernama Haji Khairul Umam atau yang akrab disapa Haji Her, Ketua P4TM (Paguyuban Pelaku dan Pengrajin Tembakau Madura).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kepunyaan Haji Her semua. Saya ikut ke rumahnya Haji Her. Sudah berapa tahun saya jual rokok sampean,” ujar perempuan tersebut dalam video yang kini viral itu.
Ia juga mengaku berani menjual rokok tersebut karena meyakini bahwa urusan cukainya telah diurus oleh pihak yang disebutnya.
“Itu makanya saya berani jual, sebab katanya Haji Her sudah bayar ke Bea Cukai. Ini kok tiba-tiba saya didatangi Bea Cukai,” ucapnya dengan nada tinggi.
Perempuan berkerudung itu tampak menolak keras penyitaan sejumlah bungkus rokok tanpa pita cukai dan bahkan menuding petugas sebagai pencuri.
“Pencuri kalau misalnya bawa barang saya ini,” katanya sambil menunjuk tumpukan rokok di meja toko.
Ia juga menantang petugas agar langsung mendatangi rumah orang yang disebutnya sebagai pemilik rokok.
Halaman : 1 2 Selanjutnya

























