Nasib Gula Petani Jatim Terancam, 65 Ribu Ton Menumpuk di Gudang

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 13 Agustus 2025 - 06:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekitar 65 ribu ton gula milik petani di Jawa Timur masih belum terserap pasar hingga Senin (11/8/2025).

Sekitar 65 ribu ton gula milik petani di Jawa Timur masih belum terserap pasar hingga Senin (11/8/2025).

JATIMZONE – Sekitar 65 ribu ton gula milik petani di Jawa Timur masih belum terserap pasar hingga Senin (11/8/2025).

Puluhan ribu ton gula itu kini memenuhi gudang 17 pabrik gula yang tersebar di 13 kabupaten/kota.

BACA JUGA :  Baru 7 dari 40 Dapur MBG di Pamekasan Lulus Sertifikasi Higiene Sanitasi

Berdasarkan data terakhir per 6 Agustus 2025, stok gula terbanyak ada di PG Djatiroto, Lumajang, mencapai 8.000 ton. Sementara yang paling sedikit tersimpan di PG Kremboong, Sidoarjo, sebanyak 259 ton.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Tim Lelang Gula PT SGN, Sunardi Edy Sukamto, mengungkapkan tidak ada pedagang yang berani membeli gula petani karena pasar dibanjiri gula rafinasi dan gula kristal rafinasi.

BACA JUGA :  Pasar Murah di Kecamatan Larangan Diserbu Warga, Pemkab Gandeng Bulog dan Distributor

“Gula petani kalah bersaing di pasar. Sudah 45 hari terakhir, kami belum mendapat hasil penjualan,” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel jatimzone.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perempuan 21 Tahun Diduga Tipu Motor Anak SMP, Diamankan Polisi dalam 24 Jam
Babinsa Larangan Kawal Monev APBDes 2026, Dorong Transparansi dan Tepat Sasaran
Polres Pamekasan Tahan Oknum Guru Ngaji, Diduga Perkosa Dua Anak di Bawah Umur Selama Bertahun-tahun
Dugaan Skandal KIP di STAI Al Mujtama Pamekasan: Mahasiswa hanya Terima Rp750 Ribu dari Rp6,6 Juta, Buku Rekening Terindikasi Ditahan Oknum Dosen
Babinsa Proppo Turun ke Sawah, Dampingi Petani Hadapi Penurunan Hasil Panen
Turun Langsung ke Sawah, Babinsa Proppo Ringankan Beban Petani
“Macan Ompong?” Bea Cukai Madura Disemprot Aktivis Soal Pita Cukai Ilegal
Babinsa Larangan Turun Tangan Bantu Petani, Percepat Persiapan Tanam Kedua di Taraban

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 11:28 WIB

Perempuan 21 Tahun Diduga Tipu Motor Anak SMP, Diamankan Polisi dalam 24 Jam

Kamis, 23 April 2026 - 10:29 WIB

Babinsa Larangan Kawal Monev APBDes 2026, Dorong Transparansi dan Tepat Sasaran

Rabu, 22 April 2026 - 17:16 WIB

Polres Pamekasan Tahan Oknum Guru Ngaji, Diduga Perkosa Dua Anak di Bawah Umur Selama Bertahun-tahun

Rabu, 22 April 2026 - 11:48 WIB

Dugaan Skandal KIP di STAI Al Mujtama Pamekasan: Mahasiswa hanya Terima Rp750 Ribu dari Rp6,6 Juta, Buku Rekening Terindikasi Ditahan Oknum Dosen

Sabtu, 18 April 2026 - 11:29 WIB

Turun Langsung ke Sawah, Babinsa Proppo Ringankan Beban Petani

Berita Terbaru