Nasib Gula Petani Jatim Terancam, 65 Ribu Ton Menumpuk di Gudang

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 13 Agustus 2025 - 06:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekitar 65 ribu ton gula milik petani di Jawa Timur masih belum terserap pasar hingga Senin (11/8/2025).

Sekitar 65 ribu ton gula milik petani di Jawa Timur masih belum terserap pasar hingga Senin (11/8/2025).

Menurut Sunardi, pedagang enggan membeli meski harga acuan pembelian ditetapkan Rp 14.500 per kilogram.

Tanpa jaminan penyerapan pasar, gula petani terancam terus menumpuk. Ia menilai peredaran gula rafinasi yang masif telah mengganggu target swasembada gula 2027.

BACA JUGA :  Lautan Manusia Sambut Valen DA7, Konser Kepulangan Berbuah Donasi Rp1,1 Miliar

Sunardi mendorong pemerintah segera mengambil langkah, di antaranya:

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

  1. Mencairkan dana Rp 1,5 triliun dari ID Food untuk membeli gula petani.
  2. Membeli seluruh gula hasil giling melalui program cadangan pangan pemerintah.
  3. Mencabut izin edar gula vitamin berbahan baku rafinasi.
  4. Membatasi peredaran gula rafinasi di pasar.
BACA JUGA :  Jambu Biji: Superfood Tropis dengan Segudang Manfaat Kesehatan Tersembunyi

Selain itu, ia meminta tata kelola niaga gula diperbaiki, termasuk pembatasan impor sesuai kebutuhan dengan kedatangan bertahap setiap tiga bulan.

“Negara harus hadir untuk menjaga hilirisasi gula rakyat agar terserap pasar. Jangan sampai pasar gula kita diambil alih produk rafinasi,” tegasnya. (*)

BACA JUGA :  Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Provinsi Jawa Timur Gelar Sosialisasi Pedoman Implementasi Tata Naskah dan Pakaian Dinas

Follow WhatsApp Channel jatimzone.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perempuan 21 Tahun Diduga Tipu Motor Anak SMP, Diamankan Polisi dalam 24 Jam
Babinsa Larangan Kawal Monev APBDes 2026, Dorong Transparansi dan Tepat Sasaran
Polres Pamekasan Tahan Oknum Guru Ngaji, Diduga Perkosa Dua Anak di Bawah Umur Selama Bertahun-tahun
Dugaan Skandal KIP di STAI Al Mujtama Pamekasan: Mahasiswa hanya Terima Rp750 Ribu dari Rp6,6 Juta, Buku Rekening Terindikasi Ditahan Oknum Dosen
Babinsa Proppo Turun ke Sawah, Dampingi Petani Hadapi Penurunan Hasil Panen
Turun Langsung ke Sawah, Babinsa Proppo Ringankan Beban Petani
“Macan Ompong?” Bea Cukai Madura Disemprot Aktivis Soal Pita Cukai Ilegal
Babinsa Larangan Turun Tangan Bantu Petani, Percepat Persiapan Tanam Kedua di Taraban

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 11:28 WIB

Perempuan 21 Tahun Diduga Tipu Motor Anak SMP, Diamankan Polisi dalam 24 Jam

Kamis, 23 April 2026 - 10:29 WIB

Babinsa Larangan Kawal Monev APBDes 2026, Dorong Transparansi dan Tepat Sasaran

Rabu, 22 April 2026 - 17:16 WIB

Polres Pamekasan Tahan Oknum Guru Ngaji, Diduga Perkosa Dua Anak di Bawah Umur Selama Bertahun-tahun

Rabu, 22 April 2026 - 11:48 WIB

Dugaan Skandal KIP di STAI Al Mujtama Pamekasan: Mahasiswa hanya Terima Rp750 Ribu dari Rp6,6 Juta, Buku Rekening Terindikasi Ditahan Oknum Dosen

Sabtu, 18 April 2026 - 11:29 WIB

Turun Langsung ke Sawah, Babinsa Proppo Ringankan Beban Petani

Berita Terbaru