Polisi Bongkar Dugaan Rekayasa Video Kasus Siswa Muntah Usai MBG di Pamekasan

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 18 September 2025 - 11:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi mendatangi dapur SPPG Al-Bukhori Murtajih di Kec. Pegantenan, Pamekasan, Rabu (17/9/2025)(Dok. Polsek Pegantenan)

Polisi mendatangi dapur SPPG Al-Bukhori Murtajih di Kec. Pegantenan, Pamekasan, Rabu (17/9/2025)(Dok. Polsek Pegantenan)

“Seharusnya masih ada barang bukti, tapi faktanya makanan sudah tidak ditemukan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala SDN Pasanggar 1, Gazali, membantah adanya rekayasa video. Ia menyebut kedatangan perwakilan dapur, aparat TNI, maupun polisi dilakukan di waktu berbeda.

BACA JUGA :  Polisi Amankan Empat Warga Batumarmar dan Sampang Diduga Pesta Narkoba

“Tidak ada permintaan pembuatan video pengakuan. Kalau soal muntah, kami menduga karena anak-anak sudah sarapan di rumah, kemudian jajan, lalu makan menu MBG,” katanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Senada, Wali Kelas III, Zinurrohman, menuturkan siswanya berinisial R sempat muntah usai makan MBG dan minum susu.

BACA JUGA :  Baru 7 dari 40 Dapur MBG di Pamekasan Lulus Sertifikasi Higiene Sanitasi

“Saya kira karena kekenyangan. Bahkan anaknya sendiri tertawa ketika ditanya,” ungkapnya.

Untuk diketahui, program MBG mulai disalurkan di SDN Pasanggar 1 sejak Senin (16/9/2025) dengan total penerima 101 siswa.

Namun pada hari kedua, delapan anak dilaporkan muntah usai menyantap hidangan yang disediakan Yayasan SPPG Al-Bukhori Murtajih. (*)

BACA JUGA :  Korban Jambakan di Mie Gacoan Probolinggo Bantah Jadi Pelakor, Resmi Tempuh Jalur Hukum

Follow WhatsApp Channel jatimzone.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Puntung Rokok Diduga Picu Kebakaran Gudang Kayu di Pasean, Kerugian capai Rp 2 Miliar
Razia Besar di Rutan Sampang, Petugas dan Warga Binaan Ikut Tes Urine di Hari Peringatan HBP ke-62
Nyalip Bus di Jalan Raya Tlanakan, Mobil XL7 Tabrak Motor Scoopy, Satu Orang Meninggal Dunia
Diduga Lepas Motor Bodong: Polsek Camplong Sampang Disorot Publik, Dikonfirmasi Kapolsek Bungkam
Dugaan Penahanan Kartu PKH Mencuat di Desa Banjar Kedungdung Sampang, Eks Kades Bantah Keras
Aktivis di Sampang Desak APH Turun Tangan, Proyek Rabat Beton Desa Mambulu Barat Diduga Sarat Korupsi
Perbaikan Jalan Dana Desa Rp198 Juta di Mambulu Barat Sampang Diduga Asal Jadi
Camat Tambelangan Sampang Soroti Proyek Rabat Beton di Mambulu Barat yang Cepat Rusak

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 12:16 WIB

Puntung Rokok Diduga Picu Kebakaran Gudang Kayu di Pasean, Kerugian capai Rp 2 Miliar

Senin, 6 April 2026 - 19:07 WIB

Razia Besar di Rutan Sampang, Petugas dan Warga Binaan Ikut Tes Urine di Hari Peringatan HBP ke-62

Minggu, 15 Maret 2026 - 18:37 WIB

Nyalip Bus di Jalan Raya Tlanakan, Mobil XL7 Tabrak Motor Scoopy, Satu Orang Meninggal Dunia

Minggu, 1 Maret 2026 - 00:47 WIB

Diduga Lepas Motor Bodong: Polsek Camplong Sampang Disorot Publik, Dikonfirmasi Kapolsek Bungkam

Sabtu, 28 Februari 2026 - 23:22 WIB

Dugaan Penahanan Kartu PKH Mencuat di Desa Banjar Kedungdung Sampang, Eks Kades Bantah Keras

Berita Terbaru