SAMPANG – Proyek jalan rabat beton senilai Rp198 juta yang bersumber dari Dana Desa (DD) 2025 di Desa Mambulu Barat, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang, kembali menuai sorotan. Alih-alih memperbaiki kerusakan secara menyeluruh, proses perbaikan justru terkesan dilakukan asal-asalan. Senin (16/2/2026).
Sebelumnya, proyek yang berada di Dusun Burnang itu sempat mengalami kerusakan meski belum lama dikerjakan. Pemerintah Desa (Pemdes) Mambulu Barat mengklaim telah melakukan perbaikan. Namun, berdasarkan video dan foto yang diterima media ini, kualitas perbaikan patut dipertanyakan.
Pada rekaman tersebut terlihat perbaikan hanya menggunakan campuran semen dan pasir hitam dan dugaan kuat tidak menggunakan material batu koral (kerikil).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebab dalam rekaman itu, tidak tampak adanya penggunaan batu koral atau kerikil sebagai agregat kasar material utama dalam konstruksi beton yang berfungsi memperkuat struktur, mengurangi penyusutan, serta menjaga daya tahan jalan agar tidak mudah retak dan rusak.
Ironisnya, di bagian pinggir ke tengah jalan tampak dipasang batu gunung berukuran besar, sementara sisi paling pinggir cor terlihat kosong. Kondisi ini memunculkan dugaan manipulasi ketebalan beton serta pengerjaan yang tidak sesuai standar teknis.
Penulis : Junaidi
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Jatim Zone
Halaman : 1 2 Selanjutnya

























