Kepala SDN Temberu 2, Angga Dyan Kristiawan, mengatakan belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut.
“Saya belum bisa berkomentar karena besok masih ada mediasi dengan pihak kecamatan,” ujarnya singkat.
Sementara itu, Kepala Disdikbud Pamekasan, Mohamad Alwi, belum dapat dimintai konfirmasi. Panggilan telepon yang dilakukan awak media tidak tersambung hingga berita ini diturunkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Siswa Jadi Korban Konflik
Meski penyegelan dilakukan sebagai bentuk protes atas hak tanah, dampaknya langsung dirasakan para siswa.
Proses belajar terganggu, terutama bagi siswa kelas akhir yang tengah bersiap menghadapi ujian.
Banyak siswa mengaku cemas dan bingung karena tidak tahu kapan bisa kembali bersekolah. Situasi ini juga berdampak pada psikologis mereka.
Sekolah yang seharusnya menjadi ruang belajar dan interaksi sosial kini berubah menjadi lokasi sengketa.
Jika konflik ini terus berlarut, kualitas pendidikan di wilayah tersebut dikhawatirkan akan menurun. (*)
Halaman : 1 2

























