Sekolah di Pamekasan Disegel Ahli Waris, Puluhan Siswa Terpaksa Libur Belajar

Avatar

- Jurnalis

Senin, 20 Oktober 2025 - 18:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bangunan SDN Temberu 2 di Kecamatan Batumarmar, Pamekasan, tampak disegel oleh ahli waris lahan. Akibatnya, aktivitas belajar mengajar dihentikan sementara.

Bangunan SDN Temberu 2 di Kecamatan Batumarmar, Pamekasan, tampak disegel oleh ahli waris lahan. Akibatnya, aktivitas belajar mengajar dihentikan sementara.

PAMEKASAN – Aktivitas belajar mengajar di SDN Temberu 2, Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, lumpuh total. Sejumlah siswa terpaksa tidak masuk sekolah setelah gedung tempat mereka belajar disegel oleh pihak ahli waris, Minggu (19/10/2025).

Penyegelan dilakukan buntut sengketa lahan antara ahli waris dengan Pemerintah Kabupaten Pamekasan yang belum kunjung tuntas.

Ahli waris menilai hak atas tanah mereka diabaikan, sementara proses mediasi berjalan lambat tanpa kepastian hukum.

“Tanah sekolah itu milik keluarga kami. Kami punya bukti Letter C, tapi sampai sekarang belum ada penyelesaian dari pemerintah,” ujar Ach. Rosyidi, perwakilan ahli waris.

Menurut Rosyidi, upaya mediasi sebenarnya sudah dilakukan sejak 2024, saat Bupati Pamekasan dijabat Masrukin.

BACA JUGA :  Kunjungan Hangat Khofifah ke TPQ Indar Parawansa Pasuruan, Beri Seragam Baru dan Semangati Santri Kejar Cita-Cita

Namun, pembahasan macet setelah Badan Pertanahan Nasional (BPN) meminta surat pernyataan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan yang menyatakan bahwa lahan tersebut bukan milik pemerintah.

“Pejabat tidak ada yang mau menandatangani surat itu. Akhirnya kami diminta menggugat ke pengadilan. Karena tak ada kejelasan, kami sepakat menyegel sekolah lagi hari ini,” tambahnya.

BACA JUGA :  Setahun Lebih Laporan Pencurian Rp55 Juta di Pamekasan Mandek

Rosyidi menegaskan, segel tidak akan dibuka sebelum pemerintah memberikan solusi konkret terkait status lahan maupun ganti rugi yang dijanjikan.

Penyegelan ini bukan yang pertama. Aksi serupa pernah dilakukan pada 2024 lalu, namun kembali terulang lantaran belum ada keputusan final.

Tanggapan Pihak Sekolah dan Dinas

Follow WhatsApp Channel jatimzone.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menu MBG Tuai Pujian, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Bikin Siswa Ketagihan
STEI Masyarakat Madani Pamekasan Gelar EACC 2026, Puluhan Pelajar Adu Cerdas di Bidang Ekonomi dan Akuntansi
Rumah Burung Hantu Jadi Solusi Hama Tikus, Mahasiswa UTM Perkuat Pertanian Desa Moncek Tengah
MTsN 3 Pamekasan Hattrick Juara Umum Lomba HGN 2025
CEO Bani Grup: Mental Kuat Adalah Modal Utama Pengusaha Muda
Kepala PKBM Al-Muhlisin Klarifikasi Dugaan Data Siluman: Hanya Miskomunikasi dan Kesalahan Teknis
Data Siluman PKBM Al-Muhlisin Rugikan Siswi MA Annuqayah, Gagal Ikut Ujian Nasional
Surat Kecil dari Siswa di Dalam Ompreng Bikin Petugas Gizi Meneteskan Air Mata

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 18:16 WIB

Menu MBG Tuai Pujian, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Bikin Siswa Ketagihan

Rabu, 28 Januari 2026 - 12:07 WIB

STEI Masyarakat Madani Pamekasan Gelar EACC 2026, Puluhan Pelajar Adu Cerdas di Bidang Ekonomi dan Akuntansi

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:41 WIB

Rumah Burung Hantu Jadi Solusi Hama Tikus, Mahasiswa UTM Perkuat Pertanian Desa Moncek Tengah

Kamis, 18 Desember 2025 - 19:51 WIB

MTsN 3 Pamekasan Hattrick Juara Umum Lomba HGN 2025

Selasa, 25 November 2025 - 11:17 WIB

CEO Bani Grup: Mental Kuat Adalah Modal Utama Pengusaha Muda

Berita Terbaru

Penyerahan piagam Rekor MURI kepada Pemerintah Kabupaten Pamekasan pada puncak peringatan Hardiknas 2026 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan.

Pemerintahan

Ribuan Siswa Ikuti Senam Massal, Pamekasan Bawa Pulang Rekor MURI

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:11 WIB