Potret Nestapa Tiga Generasi di Sampang: Nenek Renta, Anak Dirantai, Cucu Disabilitas

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 3 Oktober 2025 - 16:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Ibu Ma’e, Muhrimah, dan Pagi, tiga generasi di Sampang yang hidup dalam derita.

Potret Ibu Ma’e, Muhrimah, dan Pagi, tiga generasi di Sampang yang hidup dalam derita.

SAMPANG – Potret memilukan datang dari warga Dusun Pao Baruh, Desa Barunggagah, Kecamatan Tambelengan, Kabupaten Sampang. Dalam sebuah rumah sederhana, tiga generasi hidup dalam derita tanpa sentuhan nyata dari pemerintah.

Adalah Ibu Ma’e, seorang nenek renta yang menua dalam serba kekurangan. Usia senjanya yang seharusnya dijalani dengan tenang justru dihabiskan dengan kesulitan. Hingga kini, ia belum pernah menerima bantuan apa pun dari pemerintah kabupaten Sampang.

BACA JUGA :  Dua Bocah Sampang Diduga Diculik, Ditemukan di Sawah Enam Kilometer dari Rumah

Derita itu kian berat dengan kondisi anaknya, Muhrimah, yang ditemukan hidup dalam belenggu rantai. Belum jelas alasan pasti mengapa ia harus dirantai, namun keadaan tersebut menimbulkan keprihatinan mendalam. Belenggu besi yang menahan geraknya seolah menjadi simbol keterabaian yang menyayat hati.

Tragedi tidak berhenti di sana. Pagi, cucu Ibu Ma’e sekaligus anak dari Muhrimah, juga menyandang disabilitas. Dengan segala keterbatasannya, bocah malang itu hanya bisa bergantung penuh pada neneknya yang sudah renta dan ibunya yang tak berdaya.

BACA JUGA :  SPPG Humairoh Sejahtera Blumbungan Jadi Teladan Program MBG di Pamekasan

Potret tiga generasi ini menggambarkan wajah lain kehidupan rakyat kecil yang tercecer dari perhatian negara. Di tengah derasnya klaim bantuan sosial, keluarga ini justru hidup dalam lingkaran derita: seorang nenek tanpa jaminan, seorang ibu dalam rantai, dan seorang anak yang lahir dengan disabilitas.

Follow WhatsApp Channel jatimzone.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nyalip Bus di Jalan Raya Tlanakan, Mobil XL7 Tabrak Motor Scoopy, Satu Orang Meninggal Dunia
Jelang Lebaran, Babinsa Pamekasan Ingatkan SPBU Jaga Stok BBM untuk Masyarakat
Dialog dengan Korban, Pegadaian Janji Selesaikan Dugaan Penipuan Agen
Permudah Warga di Bulan Ramadhan, Satpas Polres Pamekasan Hadirkan Layanan SIM Keliling
Pasar Murah di Kecamatan Larangan Diserbu Warga, Pemkab Gandeng Bulog dan Distributor
Pegadaian Area Madura Serahkan Bingkisan Ramadhan kepada Penggerak Bank Sampah di Pamekasan
Ramadan Penuh Berkah, Alamanda Skin Care Salurkan 100 Sembako bagi Dhuafa dan Anak Yatim
Pererat Kemanunggalan TNI-Rakyat, Babinsa Waru Bantu Panen Padi Warga

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 18:37 WIB

Nyalip Bus di Jalan Raya Tlanakan, Mobil XL7 Tabrak Motor Scoopy, Satu Orang Meninggal Dunia

Minggu, 15 Maret 2026 - 12:34 WIB

Jelang Lebaran, Babinsa Pamekasan Ingatkan SPBU Jaga Stok BBM untuk Masyarakat

Jumat, 13 Maret 2026 - 12:35 WIB

Dialog dengan Korban, Pegadaian Janji Selesaikan Dugaan Penipuan Agen

Kamis, 12 Maret 2026 - 15:52 WIB

Permudah Warga di Bulan Ramadhan, Satpas Polres Pamekasan Hadirkan Layanan SIM Keliling

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:17 WIB

Pasar Murah di Kecamatan Larangan Diserbu Warga, Pemkab Gandeng Bulog dan Distributor

Berita Terbaru