Status WhatsApp Berujung Panjang, IRT di Pamekasan Ancam Laporkan Istri Kedua Kades ke Polisi

Avatar

- Jurnalis

Senin, 6 Oktober 2025 - 20:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi.

Foto ilustrasi.

E Akui Tersulut Emosi

Saat dikonfirmasi media, E mengakui bahwa dirinya memang menulis status tersebut karena tersulut emosi.

“Saya akui saya tersulut amarah karena yang bersangkutan dulunya pelanggan salon saya. Ceritanya waktu saya home service di rumahnya, tanpa sengaja saya lihat status Klebun Bettet menerima penghargaan di Desa Teja Barat. Dia sempat bercanda bilang: ‘Jangan-jangan suamimu Klebun Bettet ya?’ saya anggap itu kepo banget,” jelas E.

E menuturkan bahwa sejak saat itu muncul kesalahpahaman. Ia bahkan mengaku sempat ditegur oleh Kepala Desa Bettet akibat isu yang berkembang bahwa dirinya adalah istri salah satu kepala desa di Pamekasan.

“Saya sebenarnya sudah klarifikasi ke pihak istri Klebun Bettet agar tidak merembet ke mana-mana. Tapi saya curiga yang bersangkutan (M) yang mengadu, makanya saya emosi saat dia bikin status dari rumah sakit. Saya pikir dia sedang kena karmanya,” lanjutnya.

BACA JUGA :  Kasat Reskrim Pamekasan: Kasus Dugaan Penyerobotan Tanah Proyek Rp3,6 Miliar Tetap Diproses

Terkait permintaan M agar membuat video klarifikasi bersama suaminya, E menolak.

“Ini murni kesalahan saya, bukan suami saya. Saya siap klarifikasi pribadi, tapi tidak melibatkan suami. Yang menulis status itu saya, bukan dia,” tegasnya.

Respons Kades Bettet

Sementara itu, Kepala Desa Bettet, H. Mawar, saat dikonfirmasi, membenarkan bahwa dirinya sempat menanyakan langsung kepada E terkait isu yang beredar.

“Saya cuma tanya karena ada kabar kalau salah satu istri kades punya usaha salon. Saya pastikan dulu ke orangnya, dan ternyata memang tidak benar seperti yang diisukan,” ujarnya.

BACA JUGA :  Warga Kesek Bangkalan Jadi Korban Pengeroyokan, Kasus Dilaporkan ke Polisi

Menuju Ranah Hukum

Kasus ini kini ramai diperbincangkan masyarakat Pamekasan. Pihak M disebut tengah menyiapkan langkah hukum dengan melapor ke kepolisian atas dugaan pencemaran nama baik melalui media elektronik.

Di sisi lain, publik masih bertanya-tanya, siapa sebenarnya sosok kepala desa yang disebut-sebut menjadi suami E dalam isu yang beredar tersebut. (*)

Follow WhatsApp Channel jatimzone.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekolah Disegel, Siswa Ketakutan: Publik Murka Dugaan Transaksi Lahan Abaikan Masa Depan Pendidikan
Satlantas Polres Pamekasan Tindak 582 Motor Balap Liar, 138 Unit Masih Diamankan
Diduga Jadikan Program Gizi Ladang Setoran, Korwil BGN Pamekasan Dilaporkan ke Polisi
Tak Ada Ampun! Polres Pamekasan Sikat 9 Pelaku Kejahatan Jalanan dalam Sepekan
Cekcok di Tengah Acara Warga Berujung Penusukan, Polres Pamekasan Amankan Pelaku
Ngeri! Paman di Sampang Diduga Cabuli Keponakan Selama Bertahun-tahun
Desak KPK Tuntaskan Kasus Hibah Jatim, Massa Jaka Jatim Gelar Aksi di DPRD Jawa Timur
Alat Bukti Disiapkan, Adik Kandung Haji Latif Terancam Diseret ke Jalur Hukum

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 07:01 WIB

Sekolah Disegel, Siswa Ketakutan: Publik Murka Dugaan Transaksi Lahan Abaikan Masa Depan Pendidikan

Senin, 11 Mei 2026 - 08:47 WIB

Satlantas Polres Pamekasan Tindak 582 Motor Balap Liar, 138 Unit Masih Diamankan

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:00 WIB

Diduga Jadikan Program Gizi Ladang Setoran, Korwil BGN Pamekasan Dilaporkan ke Polisi

Senin, 4 Mei 2026 - 18:04 WIB

Tak Ada Ampun! Polres Pamekasan Sikat 9 Pelaku Kejahatan Jalanan dalam Sepekan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:10 WIB

Cekcok di Tengah Acara Warga Berujung Penusukan, Polres Pamekasan Amankan Pelaku

Berita Terbaru

Penyerahan piagam Rekor MURI kepada Pemerintah Kabupaten Pamekasan pada puncak peringatan Hardiknas 2026 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan.

Pemerintahan

Ribuan Siswa Ikuti Senam Massal, Pamekasan Bawa Pulang Rekor MURI

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:11 WIB