Status WhatsApp Berujung Panjang, IRT di Pamekasan Ancam Laporkan Istri Kedua Kades ke Polisi

Avatar

- Jurnalis

Senin, 6 Oktober 2025 - 20:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi.

Foto ilustrasi.

PAMEKASAN – Dugaan kasus pencemaran nama baik kembali mencuat di Kabupaten Pamekasan. Kali ini menimpa seorang ibu rumah tangga berinisial M, yang berencana melaporkan E, perempuan yang diduga merupakan istri kedua salah satu kepala desa (kades) di wilayah tersebut, ke pihak kepolisian.

M mengaku namanya dicemarkan melalui unggahan status WhatsApp yang dibuat oleh E.

“Saya tidak terima, karena status yang dibuat itu seolah-olah menyindir dan menjelekkan saya di depan umum,” ungkap M kepada media, Senin (6/10/2025).

Berawal dari Status WhatsApp

Dari informasi yang dihimpun, E dikenal sebagai pemilik salon dan spa yang juga menyediakan layanan home service. Sedangkan M merupakan pelanggan tetap salon milik E sejak beberapa tahun terakhir. Hubungan keduanya semula berjalan baik hingga muncul persoalan di media sosial.

Masalah bermula ketika M mengunggah status WhatsApp yang memperlihatkan dirinya sedang mengantar seseorang ke rumah sakit. Tak lama kemudian, status tersebut diduga di-screenshot oleh E dan diunggah ulang di akun WhatsApp miliknya, disertai dengan caption bernada sindiran:

BACA JUGA :  Tiga Bulan Berlalu, Kasus Pencabulan Gadis 17 Tahun di Sampang Masih Gelap

“Semoga aja sadar… Gak sibuk kepo lagi ngorek ketenangan orang. Sekarang Allah buat dia sibuk sama penyakitnya sendiri.”

Tulisan itu diduga kuat ditujukan kepada M.

M Geram, Datangi Rumah E

Merasa tersindir, M mencoba mengonfirmasi E melalui pesan pribadi WhatsApp. Awalnya pesan itu dibalas, namun tak lama kemudian nomor M tampak diblokir oleh E.

BACA JUGA :  Diduga Rampas Motor Warga, Pegawai FIF Group Sumenep Dikecam

Tak tinggal diam, M mendatangi rumah E di Kelurahan Kowel, Pamekasan. Pertemuan itu berakhir dengan adu mulut di hadapan warga sekitar.

“Saya tidak punya masalah pribadi dengan dia. Saya hanya ingin dia meminta maaf secara terbuka dan membuat video klarifikasi bersama suaminya di semua akun media sosialnya,” tegas M.

Namun hingga kini, permintaan tersebut belum dipenuhi oleh E.

Follow WhatsApp Channel jatimzone.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekolah Disegel, Siswa Ketakutan: Publik Murka Dugaan Transaksi Lahan Abaikan Masa Depan Pendidikan
Satlantas Polres Pamekasan Tindak 582 Motor Balap Liar, 138 Unit Masih Diamankan
Diduga Jadikan Program Gizi Ladang Setoran, Korwil BGN Pamekasan Dilaporkan ke Polisi
Tak Ada Ampun! Polres Pamekasan Sikat 9 Pelaku Kejahatan Jalanan dalam Sepekan
Cekcok di Tengah Acara Warga Berujung Penusukan, Polres Pamekasan Amankan Pelaku
Ngeri! Paman di Sampang Diduga Cabuli Keponakan Selama Bertahun-tahun
Desak KPK Tuntaskan Kasus Hibah Jatim, Massa Jaka Jatim Gelar Aksi di DPRD Jawa Timur
Alat Bukti Disiapkan, Adik Kandung Haji Latif Terancam Diseret ke Jalur Hukum

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 07:01 WIB

Sekolah Disegel, Siswa Ketakutan: Publik Murka Dugaan Transaksi Lahan Abaikan Masa Depan Pendidikan

Senin, 11 Mei 2026 - 08:47 WIB

Satlantas Polres Pamekasan Tindak 582 Motor Balap Liar, 138 Unit Masih Diamankan

Senin, 4 Mei 2026 - 18:04 WIB

Tak Ada Ampun! Polres Pamekasan Sikat 9 Pelaku Kejahatan Jalanan dalam Sepekan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:10 WIB

Cekcok di Tengah Acara Warga Berujung Penusukan, Polres Pamekasan Amankan Pelaku

Kamis, 30 April 2026 - 21:07 WIB

Ngeri! Paman di Sampang Diduga Cabuli Keponakan Selama Bertahun-tahun

Berita Terbaru