“Semua bukti sudah ada, tinggal kemauan aparat. Saya siap tunjukkan langsung lokasi pabrik Jimbun itu,” tegasnya.
Bayu juga menilai pola operasi Bea Cukai selama ini tidak adil. Pedagang kecil dijadikan target utama, sementara produsen besar tetap bebas.
“Ini jelas tidak adil. Jangan sampai masyarakat kecil terus jadi korban, sementara pemain besar bebas jalan,” kritiknya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia bahkan mengancam akan melaporkan kasus tersebut ke Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Timur apabila tidak ada tindakan nyata dalam waktu dekat.
“Kalau Bea Cukai Madura tetap diam, saya akan bawa kasus ini ke tingkat provinsi. Pabrik Jimbun harus dibongkar agar masalah rokok ilegal benar-benar selesai,” pungkasnya. (*)
Halaman : 1 2

























