Aktivis Kepung Kejari Pamekasan, Tiga Kasus Disorot Diduga Jalan di Tempat

Avatar

- Jurnalis

Senin, 27 April 2026 - 18:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah masa aksi saat melakukan demonstrasi di kantor kejaksaan Pamekasan, Senin (27/4/2026).

Sejumlah masa aksi saat melakukan demonstrasi di kantor kejaksaan Pamekasan, Senin (27/4/2026).

PAMEKASAN, JATIMZONE – Puluhan aktivis yang tergabung dalam Forum Mahasiswa dan Masyarakat Revolusi (Formaasi) bersama Tim Pencari Fakta Nusantara (TPF-N) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Kejaksaan Negeri Pamekasan, Senin (27/4/2026). Aksi tersebut menyoroti penanganan sejumlah perkara yang dinilai berjalan lambat dan belum menunjukkan kejelasan.

Koordinator lapangan aksi, Iklal, menyampaikan bahwa kedatangan massa bertujuan meminta penjelasan langsung dari kejaksaan terkait tiga kasus yang diduga mangkrak. Salah satunya, dugaan penyimpangan hibah Porprov Jatim IX yang menyeret KONI Pamekasan.

Menurut Iklal, anggaran yang dialokasikan untuk atlet Pamekasan pada ajang tersebut mencapai sekitar Rp2 miliar. Namun, pihaknya mencium indikasi kongkalikong yang tercermin dari dokumen laporan pertanggungjawaban (LPJ) yang mereka kantongi.

Tak hanya itu, massa juga menyoroti penanganan perkara agen Pegadaian Pamekasan. Iklal menilai, proses hukum sejauh ini hanya menyentuh level teknis dengan mengamankan kepala unit pelayanan, tanpa mengungkap peran aktor lain di tingkat kabupaten.

Kasus ketiga yang disuarakan yakni dugaan kerugian negara pada pembangunan gedung Perpustakaan M Tabrani senilai Rp224 juta. Aktivis mempertanyakan tindak lanjut pengembalian kerugian tersebut yang dinilai belum transparan.

BACA JUGA :  Rumah Warisan di Kangenan Pamekasan Dibobol Maling, Kerugian Capai Rp128 Juta

“Kami akan terus mengawal tiga kasus ini sesuai data yang kami miliki. Bahkan, dalam waktu dekat kami juga akan melayangkan pengaduan masyarakat (Dumas),” tegas Iklal di sela aksi.

Sementara, aktivis TPF-N, Bobby, menegaskan pihaknya bersama Formaasi menduga ada kesengajaan pelambatan dalam penanganan perkara. Ia memastikan tekanan publik akan terus dilakukan.

“Minggu depan kami sudah menjadwalkan aksi lanjutan jika tidak ada langkah nyata dari pihak kejaksaan,” ujarnya.

Menanggapi tuntutan massa, Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Pamekasan, Ali Munip, menjelaskan bahwa penanganan kasus KONI dan Perpustakaan masih berada pada tahap penyelidikan. Pihaknya telah meminta keterangan dari sejumlah pihak terkait.

BACA JUGA :  Sidang Pembuktian Dugaan Beli Pita Cukai di PN Pamekasan Disorot, Kuasa Hukum Nilai Saksi Tidak Relevan

“Untuk kasus KONI dan Perpustakaan, saat ini masih proses penyelidikan. Belum ada keputusan apakah perkara dihentikan atau dilanjutkan,” terangnya.

Terkait dugaan pengembalian kerugian negara pada pembangunan gedung perpustakaan, Ali Munip menyebut informasi tersebut masih dikroscek. Mulai dari siapa yang mengembalikan, waktu, hingga mekanisme pengembaliannya.

Sementara untuk perkara Pegadaian, ia menegaskan proses hukum tetap berjalan dan saat ini kejaksaan menunggu fakta-fakta yang terungkap di persidangan.

“Kami menunggu hasil persidangan dan keputusan hakim,” pungkasnya. (Daz)

Follow WhatsApp Channel jatimzone.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Pamekasan Intensifkan Pengawasan SPBU, Pastikan Distribusi BBM Aman dan Tepat Sasaran
Perempuan 21 Tahun Diduga Tipu Motor Anak SMP, Diamankan Polisi dalam 24 Jam
Polres Pamekasan Tahan Oknum Guru Ngaji, Diduga Perkosa Dua Anak di Bawah Umur Selama Bertahun-tahun
Pelaku Gondol Motor di Camplong Ditangkap Satreskrim Polres Sampang, Modus Pembeli Palsu
Baru Beraksi, Langsung Tersungkur! Curanmor Masjid Dibekuk 7 Jam oleh Polres Sampang
Sidang Pita Cukai di PN Pamekasan, Kuasa Hukum Ungkap Dugaan Jebakan dan Kriminalisasi Terdakwa
Kasus Korupsi DID PEN Sampang Rp12 Miliar, Empat Terdakwa Masuk Sidang Perdana
Polemik Penanganan Korupsi BLUD RSUD Sampang, Kajari Diduga Dilaporkan ke Satgas 53 Kejagung

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 18:14 WIB

Aktivis Kepung Kejari Pamekasan, Tiga Kasus Disorot Diduga Jalan di Tempat

Senin, 27 April 2026 - 13:55 WIB

Polres Pamekasan Intensifkan Pengawasan SPBU, Pastikan Distribusi BBM Aman dan Tepat Sasaran

Rabu, 22 April 2026 - 17:16 WIB

Polres Pamekasan Tahan Oknum Guru Ngaji, Diduga Perkosa Dua Anak di Bawah Umur Selama Bertahun-tahun

Senin, 6 April 2026 - 19:50 WIB

Pelaku Gondol Motor di Camplong Ditangkap Satreskrim Polres Sampang, Modus Pembeli Palsu

Selasa, 31 Maret 2026 - 11:36 WIB

Baru Beraksi, Langsung Tersungkur! Curanmor Masjid Dibekuk 7 Jam oleh Polres Sampang

Berita Terbaru