Konser Valen di Sampang Ditolak FPI, Dinilai Tak Tepat Jelang Ramadhan dan Soroti Tanggal Valentine

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 30 Januari 2026 - 21:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Pamflet yang beredar luas di Sampang (Sumber Foto: dok/jatimzone.com)

Caption: Pamflet yang beredar luas di Sampang (Sumber Foto: dok/jatimzone.com)

SAMPANG – Rencana penyelenggaraan Konser Amal Irama Peduli Nusantara yang dijadwalkan berlangsung pada 14 Februari 2026 di Lapangan Karapan Sapi Pangarengan, Kabupaten Sampang, Madura, menuai penolakan keras dari Front Persaudaraan Islam (FPI) Kabupaten Sampang.

Dalam pamflet yang beredar luas, Konser Amal Peduli Nusantara itu diselenggarakan oleh Sahabat Organizer.

BACA JUGA :  KRD Jenggala Alami Rem Blong di Sidoarjo, Baru Berhenti Setelah 4 Km!

Ketua Umum FPI Sampang, Habib Abdurahman Al Khierid, menegaskan pihaknya menolak secara total konser yang akan menghadirkan penyanyi Valen D’Academy 7 tersebut. Penolakan itu, menurutnya, merupakan hasil kesepakatan bulat seluruh jajaran pengurus FPI Sampang.

“Secara tegas, saya dan seluruh pengurus sepakat dan sepaket menolak konser tersebut,” ujar Habib Abdurahman Al Khierid, Jumat (30/1/2026).

Ia menjelaskan, terdapat dua alasan utama yang mendasari sikap penolakan tersebut. Pertama, waktu pelaksanaan konser dinilai terlalu berdekatan dengan bulan suci Ramadhan, yang seharusnya menjadi momentum bagi umat Islam untuk memperbanyak kegiatan ibadah, muhasabah, dan aktivitas positif lainnya.

BACA JUGA :  Momen Bahagia Putri Kades Banjar Talela Sampang, Akad Nikah Digelar 14 April 2026

“Menjelang Ramadhan seharusnya diisi dengan hal-hal yang baik dan positif, bukan hiburan yang berpotensi melalaikan,” tegasnya.

Penulis : Junaidi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Jatim Zone

Follow WhatsApp Channel jatimzone.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Razia Besar di Rutan Sampang, Petugas dan Warga Binaan Ikut Tes Urine di Hari Peringatan HBP ke-62
Nyalip Bus di Jalan Raya Tlanakan, Mobil XL7 Tabrak Motor Scoopy, Satu Orang Meninggal Dunia
Diduga Lepas Motor Bodong: Polsek Camplong Sampang Disorot Publik, Dikonfirmasi Kapolsek Bungkam
Dugaan Penahanan Kartu PKH Mencuat di Desa Banjar Kedungdung Sampang, Eks Kades Bantah Keras
Aktivis di Sampang Desak APH Turun Tangan, Proyek Rabat Beton Desa Mambulu Barat Diduga Sarat Korupsi
Perbaikan Jalan Dana Desa Rp198 Juta di Mambulu Barat Sampang Diduga Asal Jadi
Camat Tambelangan Sampang Soroti Proyek Rabat Beton di Mambulu Barat yang Cepat Rusak
Menimbulkan Kecurigaan, Proyek Rabat Beton Dana Desa Rp198 Juta di Mambulu Barat Sampang Tak Bertahan Lama

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 19:07 WIB

Razia Besar di Rutan Sampang, Petugas dan Warga Binaan Ikut Tes Urine di Hari Peringatan HBP ke-62

Minggu, 15 Maret 2026 - 18:37 WIB

Nyalip Bus di Jalan Raya Tlanakan, Mobil XL7 Tabrak Motor Scoopy, Satu Orang Meninggal Dunia

Minggu, 1 Maret 2026 - 00:47 WIB

Diduga Lepas Motor Bodong: Polsek Camplong Sampang Disorot Publik, Dikonfirmasi Kapolsek Bungkam

Sabtu, 28 Februari 2026 - 23:22 WIB

Dugaan Penahanan Kartu PKH Mencuat di Desa Banjar Kedungdung Sampang, Eks Kades Bantah Keras

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:02 WIB

Aktivis di Sampang Desak APH Turun Tangan, Proyek Rabat Beton Desa Mambulu Barat Diduga Sarat Korupsi

Berita Terbaru