“Pertama, saya akan meningkatkan komunikasi dengan Jakarta. Kemarin saya sudah berkomunikasi dengan Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, dan Alhamdulillah ada lampu hijau untuk Kabupaten Pamekasan,” ungkapnya.
“Ke depan saya juga akan berkomunikasi dengan Menteri Kelautan dan Menteri Pertanian. Dari komunikasi itu, saya berharap bukan hanya bisa mengawal pelestarian pemberdayaan masyarakat, tapi juga mengembangkannya lebih luas lagi,” tegasnya.
Bupati menambahkan, perjuangan untuk mempercepat pembangunan memang tidak mudah. Namun, sejumlah program pusat berhasil dikawal agar Pamekasan tetap mendapat bagian, salah satunya melalui Inpres Jalan Desa (IJD).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Bukan berarti infrastruktur jalan tidak kami perhatikan. Contohnya, tahun ini kami tetap mendapat satu ruas jalan IJD, yaitu Palengaan–Talamba, dengan anggaran Rp2,5 miliar. Ini hasil kerja keras kita semua,” ujarnya.
Selain fokus pada pembangunan fisik, Pemkab juga tengah mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pembentukan tim khusus peningkatan PAD.
Pemerintah juga akan mengajukan bantuan pembangunan dari pusat melalui program PISEW (Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah) dan SPAM (Sistem Pengelolaan Air Minum).
“Dari beberapa terobosan ini, saya berharap bisa menutupi kekurangan kami dari sisi lain. Kami ingin memastikan bahwa pembangunan di Pamekasan tetap berjalan dan berpihak kepada rakyat,” tutup Bupati Kholilurrahman. (*)
Halaman : 1 2

























