SPPG Jungcangcang 2 Luruskan Polemik Menu MBG di SMKN 3 Pamekasan

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 18 Februari 2026 - 00:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SPPG Pamekasan Garuda Jaya Abadi, saat klarifikasi soal menu MBG yang tak sesuai standar.

SPPG Pamekasan Garuda Jaya Abadi, saat klarifikasi soal menu MBG yang tak sesuai standar.

PAMEKASAN, JATIMZONE – Polemik menu Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang sempat ramai diperbincangkan publik akhirnya mendapat penjelasan resmi dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pamekasan Jungcangcang 2. Klarifikasi disampaikan menyusul viralnya menu biskuit malkis yang disajikan kepada siswa SMK Negeri 3 Pamekasan, yang dinilai tidak sesuai standar gizi.

Kepala SPPG Jungcangcang 2 dari dapur Garuda Jaya Abadi, Achmad Maulana, menegaskan bahwa pemilihan menu tersebut bukan keputusan sepihak dari penyedia dapur. Ia menyebut, perubahan menu dilakukan berdasarkan permintaan pihak sekolah setelah menu telur sebelumnya menuai keluhan.

BACA JUGA :  Terbongkar! Rokok Es Mild Diduga Milik Bos Besar, Bebas Beredar di Madura

Menurut Achmad, telur yang disajikan dalam program MBG justru tidak dikonsumsi oleh sebagian siswa. Bahkan, ditemukan telur yang terbuang percuma karena diinjak-injak dan dilempar. Kondisi itu menjadi pertimbangan utama hingga pihak sekolah mengusulkan penggantian menu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penggunaan malkis itu atas permintaan sekolah. Sebelumnya telur tidak dimakan oleh siswa, sehingga gizinya tidak terserap,” ujarnya, Selasa (17/2/2026).

Ia juga menyayangkan munculnya kembali unggahan menu tersebut di media sosial oleh oknum guru, padahal persoalan tersebut telah dikomunikasikan secara internal. Achmad menegaskan bahwa baik pihak sekolah maupun penanggung jawab program MBG tidak mempermasalahkan menu yang telah disepakati bersama.

BACA JUGA :  Tumbuhkan Disiplin dan Nasionalisme, Babinsa Pademawu Sambangi TK PKK Sopa’ah

“Kami sudah bertemu dan menjelaskan. Yang disayangkan, persoalan ini kembali diviralkan, padahal sekolah tidak mempersoalkannya,” katanya.

Sementara itu, mitra SPPG Jungcangcang 2, Renaldi Setiawan Susanto, menilai polemik tersebut seharusnya dapat diselesaikan melalui komunikasi terbuka tanpa harus berkembang menjadi konsumsi publik. Ia memastikan dapur MBG selalu terbuka untuk klarifikasi.

“Prinsip kami sederhana, tabayyun dan komunikasi. Dapur kami siap dikunjungi kapan pun untuk menjelaskan soal menu yang disajikan,” ucapnya.

BACA JUGA :  Madura: Mengungkap Pesona Pulau Garam, Budaya Kuat, dan Kelezatan Kuliner Khas

Di sisi lain, ahli gizi SPPG Jungcangcang 2, Ika Satria Bela, mengakui bahwa secara teori gizi, biskuit malkis bukan pilihan ideal dalam menu MBG. Namun, keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan efektivitas asupan gizi bagi siswa.

“Kalau melihat standar gizi, malkis memang tidak ideal. Tapi jika telur diberikan lalu tidak dimakan, gizinya juga tidak masuk ke tubuh siswa. Keputusan ini diambil atas kesepakatan bersama sekolah,” jelasnya. (Daz).

Follow WhatsApp Channel jatimzone.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Babinsa Proppo Turun ke Sawah, Dampingi Petani Hadapi Penurunan Hasil Panen
Turun Langsung ke Sawah, Babinsa Proppo Ringankan Beban Petani
“Macan Ompong?” Bea Cukai Madura Disemprot Aktivis Soal Pita Cukai Ilegal
Babinsa Larangan Turun Tangan Bantu Petani, Percepat Persiapan Tanam Kedua di Taraban
Lautan Massa Sambut H. Khairul Umam di Blumbungan, Istighatsah Akbar Jadi Simbol Dukungan Petani Tembakau
Babinsa Pademawu Turun Tangan Bantu Petani Bersihkan Padi Kering, Perkuat Ketahanan Pangan Desa
Momen Bahagia Putri Kades Banjar Talela Sampang, Akad Nikah Digelar 14 April 2026
Babinsa Larangan Dampingi Panen Padi, Mini Combine Harvester Permudah Petani di Taraban

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 09:30 WIB

Babinsa Proppo Turun ke Sawah, Dampingi Petani Hadapi Penurunan Hasil Panen

Sabtu, 18 April 2026 - 11:29 WIB

Turun Langsung ke Sawah, Babinsa Proppo Ringankan Beban Petani

Rabu, 15 April 2026 - 11:49 WIB

“Macan Ompong?” Bea Cukai Madura Disemprot Aktivis Soal Pita Cukai Ilegal

Senin, 13 April 2026 - 10:25 WIB

Babinsa Larangan Turun Tangan Bantu Petani, Percepat Persiapan Tanam Kedua di Taraban

Jumat, 10 April 2026 - 12:16 WIB

Babinsa Pademawu Turun Tangan Bantu Petani Bersihkan Padi Kering, Perkuat Ketahanan Pangan Desa

Berita Terbaru