Keracunan Massal MBG di Pamekasan, Wali Murid Desak Evaluasi Total SPPG

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 13 September 2025 - 07:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Kasus keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) membuat wali murid mendesak pemerintah meninjau ulang kinerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Foto ilustrasi: Kasus keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) membuat wali murid mendesak pemerintah meninjau ulang kinerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Desakan hukum ini makin kuat karena bukan kali pertama MBG di Pamekasan menuai sorotan.

Selain masalah kualitas makanan, persoalan ketidaktepatan sasaran penerima juga sering dipertanyakan.

Kini, dengan adanya kasus keracunan, para wali murid menilai pemerintah daerah sudah tidak bisa lagi sekadar mengeluarkan janji evaluasi.

Wali murid meminta DPRD memanggil SPPG, dinas kesehatan, dan pihak rekanan penyedia makanan untuk dimintai pertanggungjawaban.

Mereka menekankan, jika ditemukan unsur kelalaian, aparat penegak hukum harus menindak sesuai peraturan yang berlaku.

BACA JUGA :  Madura Bergerak Maju: Inovasi Infrastruktur, UMKM, dan Pariwisata Terkini

“Anak-anak bukan bahan percobaan proyek. Kalau program ini hanya dikelola asal-asalan, itu namanya sudah mengorbankan kesehatan publik. Harus ada yang bertanggung jawab secara hukum,” pungkas salah satu wali murid.

Gelombang desakan ini dipastikan akan terus menguat hingga ada langkah nyata dari pemerintah daerah. Bagi orang tua siswa, keselamatan anak adalah harga mati yang tidak bisa ditawar. (*)

BACA JUGA :  20 Siswa Diduga Keracunan, Aktivis Desak Dapur Katering MBG di Pamekasan Ditutup

Follow WhatsApp Channel jatimzone.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Babinsa Proppo Turun ke Sawah, Dampingi Petani Hadapi Penurunan Hasil Panen
Turun Langsung ke Sawah, Babinsa Proppo Ringankan Beban Petani
“Macan Ompong?” Bea Cukai Madura Disemprot Aktivis Soal Pita Cukai Ilegal
Babinsa Larangan Turun Tangan Bantu Petani, Percepat Persiapan Tanam Kedua di Taraban
Lautan Massa Sambut H. Khairul Umam di Blumbungan, Istighatsah Akbar Jadi Simbol Dukungan Petani Tembakau
Babinsa Pademawu Turun Tangan Bantu Petani Bersihkan Padi Kering, Perkuat Ketahanan Pangan Desa
Momen Bahagia Putri Kades Banjar Talela Sampang, Akad Nikah Digelar 14 April 2026
Babinsa Larangan Dampingi Panen Padi, Mini Combine Harvester Permudah Petani di Taraban

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 09:30 WIB

Babinsa Proppo Turun ke Sawah, Dampingi Petani Hadapi Penurunan Hasil Panen

Sabtu, 18 April 2026 - 11:29 WIB

Turun Langsung ke Sawah, Babinsa Proppo Ringankan Beban Petani

Rabu, 15 April 2026 - 11:49 WIB

“Macan Ompong?” Bea Cukai Madura Disemprot Aktivis Soal Pita Cukai Ilegal

Senin, 13 April 2026 - 10:25 WIB

Babinsa Larangan Turun Tangan Bantu Petani, Percepat Persiapan Tanam Kedua di Taraban

Jumat, 10 April 2026 - 12:16 WIB

Babinsa Pademawu Turun Tangan Bantu Petani Bersihkan Padi Kering, Perkuat Ketahanan Pangan Desa

Berita Terbaru