Program MBG di Palengaan Kisruh: Diduga Ada Oknum di Balik Tumpang Tindih SPPG

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 28 Agustus 2025 - 10:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Koordinasi Pengelola SPPG Kecamatan Palengaan dengan Koordinator BGN Pamekasan di Aula Kodim 0826.

Rapat Koordinasi Pengelola SPPG Kecamatan Palengaan dengan Koordinator BGN Pamekasan di Aula Kodim 0826.

PAMEKASAN – Masalah baru muncul dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Madura.

Persoalan ini dipicu oleh banyaknya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur yang ditunjuk untuk melayani kebutuhan makan bergizi gratis bagi siswa di wilayah tersebut.

BACA JUGA :  Driver Ojol yang Sukses Bekuk Maling Motornya Tanpa Bantuan Polisi

Berdasarkan data Kodim 0826 Pamekasan melalui Bhabinsa dan Koramil Palengaan, jumlah siswa di Kecamatan Palengaan tercatat mencapai sekitar 30.074 siswa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan jumlah tersebut, sesuai laman resmi BGN, dibutuhkan sekitar 10 hingga 14 SPPG untuk mencukupi kebutuhan makan bergizi gratis.

BACA JUGA :  Polisi Amankan Empat Warga Batumarmar dan Sampang Diduga Pesta Narkoba

Namun, fakta di lapangan justru berbeda. Dari 14 SPPG yang sudah dibangun, diduga masih ada 7 dapur baru yang lokasinya tidak jelas.

Hal itu diungkapkan oleh Hariyanto, Koordinator BGN Kabupaten Pamekasan, saat pertemuan bersama sejumlah pengelola SPPG Kecamatan Palengaan di Aula Kodim 0826 Pamekasan, Senin (11/08/2025).

BACA JUGA :  Polemik Keluarga PR Ayunda, Wahyu Tuding Ayah dan Mantan Istri Sering Serumah

Dalam forum tersebut, Hariyanto mengusulkan pembagian rata jumlah siswa untuk setiap SPPG yang ada. Dengan skema ini, setiap dapur akan mendapat jatah sekitar 1.400 siswa.

Follow WhatsApp Channel jatimzone.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekolah Disegel, Siswa Ketakutan: Publik Murka Dugaan Transaksi Lahan Abaikan Masa Depan Pendidikan
Satlantas Polres Pamekasan Tindak 582 Motor Balap Liar, 138 Unit Masih Diamankan
Diduga Jadikan Program Gizi Ladang Setoran, Korwil BGN Pamekasan Dilaporkan ke Polisi
Tak Ada Ampun! Polres Pamekasan Sikat 9 Pelaku Kejahatan Jalanan dalam Sepekan
Cekcok di Tengah Acara Warga Berujung Penusukan, Polres Pamekasan Amankan Pelaku
Ngeri! Paman di Sampang Diduga Cabuli Keponakan Selama Bertahun-tahun
Desak KPK Tuntaskan Kasus Hibah Jatim, Massa Jaka Jatim Gelar Aksi di DPRD Jawa Timur
Alat Bukti Disiapkan, Adik Kandung Haji Latif Terancam Diseret ke Jalur Hukum

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 07:01 WIB

Sekolah Disegel, Siswa Ketakutan: Publik Murka Dugaan Transaksi Lahan Abaikan Masa Depan Pendidikan

Senin, 11 Mei 2026 - 08:47 WIB

Satlantas Polres Pamekasan Tindak 582 Motor Balap Liar, 138 Unit Masih Diamankan

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:00 WIB

Diduga Jadikan Program Gizi Ladang Setoran, Korwil BGN Pamekasan Dilaporkan ke Polisi

Senin, 4 Mei 2026 - 18:04 WIB

Tak Ada Ampun! Polres Pamekasan Sikat 9 Pelaku Kejahatan Jalanan dalam Sepekan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:10 WIB

Cekcok di Tengah Acara Warga Berujung Penusukan, Polres Pamekasan Amankan Pelaku

Berita Terbaru

Penyerahan piagam Rekor MURI kepada Pemerintah Kabupaten Pamekasan pada puncak peringatan Hardiknas 2026 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan.

Pemerintahan

Ribuan Siswa Ikuti Senam Massal, Pamekasan Bawa Pulang Rekor MURI

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:11 WIB