Tidak hanya di Pegantenan, kasus serupa juga ditemukan di TK Al-Falah, Kecamatan Tlanakan.
Delapan orang harus dirujuk ke RSUD Pamekasan akibat diduga keracunan setelah menyantap menu MBG.
“Untuk wilayah Tlanakan, penyelidikan dilakukan Polsek Tlanakan, sebagaimana di Pegantenan,” jelas Kapolres.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Program MBG di Pamekasan bahkan sempat memicu kontroversi lain. Di SMA Negeri 3 Pamekasan, makanan bantuan ditemukan berisi belatung.
Foto temuan itu menyebar di media sosial dan viral di kalangan warganet.
Dari hasil pemeriksaan internal, belatung tersebut diduga berasal dari buah jeruk yang mengalami kerusakan sehingga memicu munculnya ulat.
Kapolres mengimbau masyarakat, khususnya orang tua siswa, agar tetap tenang.
“Kami akan memastikan penyelidikan berjalan tuntas, sehingga kasus ini jelas dan tidak menimbulkan keresahan berlebihan,” tegasnya. (*)
Halaman : 1 2

























