Polemik Penanganan Korupsi BLUD RSUD Sampang, Kajari Diduga Dilaporkan ke Satgas 53 Kejagung

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Kejari Sampang (Sumber Foto: dok/Jatimzone.com)

Kantor Kejari Sampang (Sumber Foto: dok/Jatimzone.com)

Ia juga menambahkan bahwa penanganan kasus pajak dan dugaan korupsi BLUD RSUD Sampang tetap berjalan sebagaimana mestinya.

“Untuk kasus pajak dan BLUD RSUD Sampang, proses hukum tetap berjalan. Silakan rekan-rekan media memantau, kami terbuka,” ujarnya.

Menanggapi polemik tersebut, Ketua SAPMA Sampang, Khoirul Anam, meminta Satgas 53 Kejaksaan Agung RI bersikap objektif dan mengkaji perkara tersebut secara menyeluruh.

“Kami tidak membela siapa pun yang bersalah. Namun Satgas 53 harus menelusuri persoalan ini secara adil. Jika memang ada dugaan campur tangan pihak lain, termasuk anak buah Kajari Sampang, semuanya harus dipanggil dan dimintai keterangan,” tegas Anam.

BACA JUGA :  Santri Gagalkan Pencurian AC di Pondok Pesantren Al-Haramain Sampang, Polisi Buru Pelaku

Lebih lanjut, Anam mendesak Kejaksaan Tinggi Jawa Timur untuk mengambil alih penanganan dugaan korupsi BLUD RSUD Sampang guna menjamin independensi dan transparansi penegakan hukum.

“Dalam situasi seperti ini, Kejati Jawa Timur perlu turun tangan dan mengambil alih penanganan kasus dugaan korupsi BLUD RSUD Sampang. Kasus ini harus dibongkar hingga ke akar-akarnya,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Sidang Pembuktian Dugaan Beli Pita Cukai di PN Pamekasan Disorot, Kuasa Hukum Nilai Saksi Tidak Relevan

Hingga berita ini diturunkan, Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi, belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi melalui pesan WhatsApp yang dikirimkan oleh tim media ini juga belum mendapat respons.

Penulis: Junaidi

Follow WhatsApp Channel jatimzone.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Dugaan Malapraktik RS Larasati Pamekasan Masuk Meja Polisi
Mediasi Gagal Total, Sengketa Banner Agunan Rp250 Juta Masuk Babak Baru
Polres Pamekasan Ungkap 7 Kasus Pencurian, Sejumlah Pelaku Diamankan Beserta Barang Bukti
Travel Umrah Bodong Rugikan Warga Pamekasan Ratusan Juta, Pelaku Dibekuk di Pasuruan
Sekolah Disegel, Siswa Ketakutan: Publik Murka Dugaan Transaksi Lahan Abaikan Masa Depan Pendidikan
Satlantas Polres Pamekasan Tindak 582 Motor Balap Liar, 138 Unit Masih Diamankan
Diduga Jadikan Program Gizi Ladang Setoran, Korwil BGN Pamekasan Dilaporkan ke Polisi
Tak Ada Ampun! Polres Pamekasan Sikat 9 Pelaku Kejahatan Jalanan dalam Sepekan

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:51 WIB

Kasus Dugaan Malapraktik RS Larasati Pamekasan Masuk Meja Polisi

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:54 WIB

Mediasi Gagal Total, Sengketa Banner Agunan Rp250 Juta Masuk Babak Baru

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:51 WIB

Polres Pamekasan Ungkap 7 Kasus Pencurian, Sejumlah Pelaku Diamankan Beserta Barang Bukti

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:20 WIB

Travel Umrah Bodong Rugikan Warga Pamekasan Ratusan Juta, Pelaku Dibekuk di Pasuruan

Jumat, 15 Mei 2026 - 07:01 WIB

Sekolah Disegel, Siswa Ketakutan: Publik Murka Dugaan Transaksi Lahan Abaikan Masa Depan Pendidikan

Berita Terbaru

Warga berjalan di halaman kantor polres Pamekasan.

Hukum & Kriminal

Kasus Dugaan Malapraktik RS Larasati Pamekasan Masuk Meja Polisi

Kamis, 23 Jul 2026 - 16:51 WIB

Hamid, Warga Desa Blaban (kiri) didampingi kuasa  hukumnya saat memberikan keterangan pers, Rabu (22/7/2026).

Hukum & Kriminal

Mediasi Gagal Total, Sengketa Banner Agunan Rp250 Juta Masuk Babak Baru

Rabu, 22 Jul 2026 - 15:54 WIB