Rokok Ilegal Asal Batam Serbu Madura, Diduga Ada Aktor Besar di Balik Peredaran

Avatar

- Jurnalis

Senin, 11 Agustus 2025 - 10:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Produk Manchester produksi Batam, Riau Sebagian produknya dimusnahkan oleh Bea Cukai di Madura, Jumat (9/8/2025).

Produk Manchester produksi Batam, Riau Sebagian produknya dimusnahkan oleh Bea Cukai di Madura, Jumat (9/8/2025).

PAMEKASAN – Peredaran rokok ilegal tanpa pita cukai asal Batam, Provinsi Riau, kian mengkhawatirkan di Pulau Madura. Beberapa merek seperti San Marino dan Manchester dilaporkan sudah menyebar luas di Kabupaten Pamekasan, Senin (11/8/2024).

Seorang warga Pamekasan berinisial S (47) mengungkapkan, rokok-rokok tersebut telah beredar tidak hanya di Pamekasan, tetapi juga di tiga kabupaten lainnya: Sumenep, Sampang, dan Bangkalan.

BACA JUGA :  Dorong Ekonomi Lokal, Bangkalan Resmikan Pusat Pelatihan Vokasi Terpadu

“Penyebaran rokok dari Batam ini sudah lama terjadi,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bukan Produk Lokal, Tak Serap Tenaga Kerja Madura

Menurut S, rokok ilegal itu bukan hasil produksi perusahaan rokok di Madura dan tidak melibatkan tenaga kerja lokal. Setiap karton dikemas rapi dalam kardus dengan merek yang tercetak jelas, namun ketika dibuka, isinya tidak memiliki pita cukai.

BACA JUGA :  Malam Minggu di Pamekasan Diobrak-Abrik Polisi, Sejumlah Tempat Hiburan Disisir!

“Jelas rokok dari luar ini tidak menyerap tenaga kerja dari Madura. Hanya menguntungkan segelintir orang saja,” tegasnya.

Diduga Ada Aktor Besar di Balik Distribusi

S menduga ada pihak berpengaruh yang mengatur peredaran rokok ilegal tersebut, mengingat barang bisa lolos tanpa pita cukai dan didistribusikan secara masif di Madura.

BACA JUGA :  Polisi Tembak Residivis yang Bacok Anggota Polda Jatim di Bangkalan

“Kami berharap rokok dari luar tanpa pita ini bisa ditertibkan. Karena penyebarannya luar biasa,” tambahnya.

Ia juga menduga pusat distribusi utama berada di Pamekasan, dan menyarankan agar pihak terkait mengonfirmasi langsung kepada Suhaydi, pemilik PT Empat Sekawan Mulia atau perusahaan rokok Djava.

Follow WhatsApp Channel jatimzone.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Travel Umrah Bodong Rugikan Warga Pamekasan Ratusan Juta, Pelaku Dibekuk di Pasuruan
Sekolah Disegel, Siswa Ketakutan: Publik Murka Dugaan Transaksi Lahan Abaikan Masa Depan Pendidikan
Satlantas Polres Pamekasan Tindak 582 Motor Balap Liar, 138 Unit Masih Diamankan
Diduga Jadikan Program Gizi Ladang Setoran, Korwil BGN Pamekasan Dilaporkan ke Polisi
Tak Ada Ampun! Polres Pamekasan Sikat 9 Pelaku Kejahatan Jalanan dalam Sepekan
Cekcok di Tengah Acara Warga Berujung Penusukan, Polres Pamekasan Amankan Pelaku
Ngeri! Paman di Sampang Diduga Cabuli Keponakan Selama Bertahun-tahun
Desak KPK Tuntaskan Kasus Hibah Jatim, Massa Jaka Jatim Gelar Aksi di DPRD Jawa Timur

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:20 WIB

Travel Umrah Bodong Rugikan Warga Pamekasan Ratusan Juta, Pelaku Dibekuk di Pasuruan

Jumat, 15 Mei 2026 - 07:01 WIB

Sekolah Disegel, Siswa Ketakutan: Publik Murka Dugaan Transaksi Lahan Abaikan Masa Depan Pendidikan

Senin, 11 Mei 2026 - 08:47 WIB

Satlantas Polres Pamekasan Tindak 582 Motor Balap Liar, 138 Unit Masih Diamankan

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:00 WIB

Diduga Jadikan Program Gizi Ladang Setoran, Korwil BGN Pamekasan Dilaporkan ke Polisi

Senin, 4 Mei 2026 - 18:04 WIB

Tak Ada Ampun! Polres Pamekasan Sikat 9 Pelaku Kejahatan Jalanan dalam Sepekan

Berita Terbaru

Penyerahan piagam Rekor MURI kepada Pemerintah Kabupaten Pamekasan pada puncak peringatan Hardiknas 2026 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan.

Pemerintahan

Ribuan Siswa Ikuti Senam Massal, Pamekasan Bawa Pulang Rekor MURI

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:11 WIB