Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, memimpin langsung operasi pencarian sejak Sabtu hingga malam hari, dan dilanjutkan pada Minggu (28/9/2025).
“Upaya ini dilakukan dengan penuh kehati-hatian mengingat kondisi lapangan yang masih labil,” ujarnya.
Setelah melalui proses panjang, korban akhirnya berhasil dievakuasi pada Minggu siang dan langsung dibawa ke Puskesmas Parang untuk dilakukan visum.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolres Magetan menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban, sekaligus mengimbau pengelola tambang galian C agar lebih memperhatikan faktor keselamatan kerja.
Ia menegaskan, potensi longsor di area tebing galian harus menjadi perhatian serius agar tragedi serupa tidak kembali terjadi. (*)
Halaman : 1 2

























