Nama H. Her dan H. Sugik Disebut Saat Razia Rokok Ilegal di Pamekasan, Pemilik Toko Akhirnya Buka Suara

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 10 Oktober 2025 - 16:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surat klarifikasi yang ditulis dan ditandatangani Hj. Aisyah, pemilik Toko Limbad, menegaskan bahwa dirinya tidak mengenal H. Her dan H. Sugik seperti disebut dalam video viral.

Surat klarifikasi yang ditulis dan ditandatangani Hj. Aisyah, pemilik Toko Limbad, menegaskan bahwa dirinya tidak mengenal H. Her dan H. Sugik seperti disebut dalam video viral.

“Terkait rokok yang saya jual dan disita oleh Cukai merek Lukman dan Machister yang ternyata bukan milik H. Her dan H. Sugik,” lanjutnya.

Dalam surat tersebut, Hj. Aisyah juga menjelaskan bahwa dirinya mengetahui H. Her hanya sebagai pengusaha tembakau yang banyak membeli hasil panen petani dan sering membantu masyarakat, namun tidak memiliki hubungan dengan barang yang disita saat razia.

BACA JUGA :  Menimbulkan Kecurigaan, Proyek Rabat Beton Dana Desa Rp198 Juta di Mambulu Barat Sampang Tak Bertahan Lama

Ia menegaskan, pernyataan ini dibuat tanpa tekanan dari pihak mana pun dan disampaikan sebagai bentuk permintaan maaf atas kekeliruan penyebutan nama dalam video yang beredar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya minta maaf karena saya sebut namanya sebab saya sedang panik dan takut,” tutup Hj. Aisyah dalam pernyataannya yang dibuat di Pamekasan. (*)

BACA JUGA :  Kapal Nelayan KMN Semijaya Tenggelam Usai Diduga Tabrak Tongkang di Perairan Paciran

Follow WhatsApp Channel jatimzone.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Puntung Rokok Diduga Picu Kebakaran Gudang Kayu di Pasean, Kerugian capai Rp 2 Miliar
Razia Besar di Rutan Sampang, Petugas dan Warga Binaan Ikut Tes Urine di Hari Peringatan HBP ke-62
Nyalip Bus di Jalan Raya Tlanakan, Mobil XL7 Tabrak Motor Scoopy, Satu Orang Meninggal Dunia
Diduga Lepas Motor Bodong: Polsek Camplong Sampang Disorot Publik, Dikonfirmasi Kapolsek Bungkam
Dugaan Penahanan Kartu PKH Mencuat di Desa Banjar Kedungdung Sampang, Eks Kades Bantah Keras
Aktivis di Sampang Desak APH Turun Tangan, Proyek Rabat Beton Desa Mambulu Barat Diduga Sarat Korupsi
Perbaikan Jalan Dana Desa Rp198 Juta di Mambulu Barat Sampang Diduga Asal Jadi
Camat Tambelangan Sampang Soroti Proyek Rabat Beton di Mambulu Barat yang Cepat Rusak

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 12:16 WIB

Puntung Rokok Diduga Picu Kebakaran Gudang Kayu di Pasean, Kerugian capai Rp 2 Miliar

Senin, 6 April 2026 - 19:07 WIB

Razia Besar di Rutan Sampang, Petugas dan Warga Binaan Ikut Tes Urine di Hari Peringatan HBP ke-62

Minggu, 15 Maret 2026 - 18:37 WIB

Nyalip Bus di Jalan Raya Tlanakan, Mobil XL7 Tabrak Motor Scoopy, Satu Orang Meninggal Dunia

Minggu, 1 Maret 2026 - 00:47 WIB

Diduga Lepas Motor Bodong: Polsek Camplong Sampang Disorot Publik, Dikonfirmasi Kapolsek Bungkam

Sabtu, 28 Februari 2026 - 23:22 WIB

Dugaan Penahanan Kartu PKH Mencuat di Desa Banjar Kedungdung Sampang, Eks Kades Bantah Keras

Berita Terbaru