“Yang disayangkan masyarakat bukan hanya konfliknya, tetapi karena anak-anak sampai merasakan ketakutan akibat persoalan orang dewasa,” ungkap seorang wali murid.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Gelombang empati terhadap yayasan, tenaga pendidik, dan para siswa kini terus bermunculan. Sejumlah warga berharap penyelesaian persoalan dilakukan secara bijaksana dan manusiawi tanpa kembali menimbulkan tekanan psikologis bagi peserta didik.
Publik juga mendesak seluruh pihak yang terlibat agar lebih mengutamakan kepentingan pendidikan dibanding kepentingan pribadi maupun konflik berkepanjangan yang dinilai dapat merusak citra dunia pendidikan di Kabupaten Pamekasan.
Sementara itu, pihak media terus melakukan upaya konfirmasi kepada kepala sekolah SMK Kesehatan Nusantara. Hingga berita ini terbit belum ada respon.
Halaman : 1 2

























