Miliaran Rupiah APBD Pamekasan Digelontorkan untuk Mobil dan Perabot Pejabat

Avatar

- Jurnalis

Senin, 29 September 2025 - 16:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ilustrasi mobil mewah.

Gambar ilustrasi mobil mewah.

Kebijakan ini langsung mendapat sorotan dari Ketua Dear Jatim, A. Faisol. Ia menilai, penggunaan APBD tersebut menunjukkan lemahnya kemampuan pemerintah daerah dalam mengelola anggaran.

“Di tengah kondisi keuangan daerah yang defisit, seharusnya efisiensi dan manajemen fiskal yang baik menjadi prioritas. Dana itu lebih tepat dialokasikan untuk program yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat,” tegas Faisol.

BACA JUGA :  50 Pengusaha Rokok Bergabung, PPRI Resmi Dideklarasikan di Pamekasan

Ia menyoroti masih banyaknya persoalan mendesak di Pamekasan, mulai dari infrastruktur jalan yang rusak di pelosok desa, tingginya angka pengangguran, hingga masalah kemiskinan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau hanya sebatas kasur, meja makan, kursi, dan fasilitas kantor lainnya, itu hanya untuk memuaskan pejabat. Kenapa harus diganti dengan anggaran ratusan juta? Barang-barang itu sebenarnya masih ada,” kritiknya.

BACA JUGA :  Gudang Garam Bantah Isu PHK Massal di Pabrik Tuban

Faisol menilai, sejak pergantian kepemimpinan, arah pemanfaatan APBD semakin menjauh dari prinsip keadilan.

Menurutnya, pengadaan mobil dinas baru hingga fasilitas rumah dinas dengan anggaran miliaran rupiah tidak konstruktif, justru memperlebar jarak antara kebutuhan pejabat dan kenyataan pahit yang dihadapi masyarakat.

BACA JUGA :  KPK Jelaskan Alasan Uang Ustaz Khalid Basalamah Tak Dikembalikan ke Jemaah

“Keputusan itu jelas tidak adil bagi rakyat. Pemerintah seharusnya lebih mendahulukan kepentingan umum daripada belanja mewah,” pungkas Faisol. (*)

Follow WhatsApp Channel jatimzone.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

“Macan Ompong?” Bea Cukai Madura Disemprot Aktivis Soal Pita Cukai Ilegal
Babinsa Larangan Turun Tangan Bantu Petani, Percepat Persiapan Tanam Kedua di Taraban
Lautan Massa Sambut H. Khairul Umam di Blumbungan, Istighatsah Akbar Jadi Simbol Dukungan Petani Tembakau
Babinsa Pademawu Turun Tangan Bantu Petani Bersihkan Padi Kering, Perkuat Ketahanan Pangan Desa
Momen Bahagia Putri Kades Banjar Talela Sampang, Akad Nikah Digelar 14 April 2026
Babinsa Larangan Dampingi Panen Padi, Mini Combine Harvester Permudah Petani di Taraban
Babinsa Larangan Turun Tangan Bantu Petani Jemur Gabah, Jaga Kualitas Hasil Panen
Baru Beraksi, Langsung Tersungkur! Curanmor Masjid Dibekuk 7 Jam oleh Polres Sampang

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 11:49 WIB

“Macan Ompong?” Bea Cukai Madura Disemprot Aktivis Soal Pita Cukai Ilegal

Senin, 13 April 2026 - 10:25 WIB

Babinsa Larangan Turun Tangan Bantu Petani, Percepat Persiapan Tanam Kedua di Taraban

Minggu, 12 April 2026 - 12:15 WIB

Lautan Massa Sambut H. Khairul Umam di Blumbungan, Istighatsah Akbar Jadi Simbol Dukungan Petani Tembakau

Jumat, 10 April 2026 - 12:16 WIB

Babinsa Pademawu Turun Tangan Bantu Petani Bersihkan Padi Kering, Perkuat Ketahanan Pangan Desa

Kamis, 9 April 2026 - 06:20 WIB

Momen Bahagia Putri Kades Banjar Talela Sampang, Akad Nikah Digelar 14 April 2026

Berita Terbaru