Kekhawatiran serupa juga diungkapkan oleh sejumlah orang tua murid lainnya. Mereka berharap ada jaminan keamanan pangan dalam program pemerintah, agar anak-anak bisa makan dengan tenang, belajar dengan nyaman, dan pulang dalam keadaan sehat.
Hingga kini, pihak pengelola dapur MBG yang berada di Desa Larangan Tokol belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut.
Warga dan para orang tua korban masih menunggu penjelasan sekaligus tindak lanjut dari pihak terkait, agar peristiwa serupa tidak kembali terulang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sekedar informasi, Sebanyak 37 siswa di Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, mengalami keracunan makanan setelah menyantap menu makan bergizi gratis (MBG) pada Selasa (9/9/2025).
Setelah keracunan masalah itu, operasional dapur MBG yang menyalurkan makanan tersebut dihentikan terlebih dahulu. (*)
Halaman : 1 2

























