Diduga Jadi Sarang Penipuan, J&T Cargo Minta Uang Tambahan ke Customer COD Tanpa Kejelasan

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 17 Februari 2026 - 20:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi dugaan praktik penipuan oleh J&T Cargo area Larangan, Galis, Kadur dan Pakong

Foto ilustrasi dugaan praktik penipuan oleh J&T Cargo area Larangan, Galis, Kadur dan Pakong

Dugaan Pelanggaran SOP dan Potensi Modus

Praktik meminta uang lebih dari nominal yang tertera dalam notifikasi menimbulkan pertanyaan serius:

Apakah ini kebijakan resmi perusahaan?

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ataukah ulah oknum yang memanfaatkan lemahnya pengawasan?

 

“Jika benar tidak ada aturan resmi soal pembulatan sepihak, maka tindakan tersebut dapat dikategorikan sebagai pungutan liar berkedok COD. Terlebih nominal yang tercantum dalam sistem seharusnya bersifat final dan mengikat,” tambahnya

BACA JUGA :  Khofifah Sampaikan Rencana Kongres ke-18 Muslimat NU ke Menag

 

AFiv menilai, apabila dibiarkan, praktik seperti ini bisa menjadi “sarang penipuan” yang merusak kepercayaan publik terhadap layanan ekspedisi.

 

“Kalau satu dua ribu dibiarkan, lama-lama jadi kebiasaan. Publik dirugikan sedikit demi sedikit. Ini bukan soal nominal, tapi soal integritas,” tegasnya.

BACA JUGA :  Babinsa Koramil 0826-10/ Waru Turun ke Lahan, Bantu Petani Bersihkan Gulma Demi Tingkatkan Hasil Jagung

 

Sementara itu pihak j&t cargo area Larangan, Galis, Kadur dan Pakong Bimo mengatakan bahwa sepertinya itu terjadi kesalapahaman pak dari pihak kurir saya, soalnya yang dilihat kurir saya itu harga cod jika melakukan pembayaran qris, karena kalau pembayaran qris ada harga layanan 1000.

BACA JUGA :  Kemenperin : Fokus Industrialisasi, Aditya Muhamad Bintang Ajak Generasi Muda Siap Terjun Ke Sektor Industri

 

“seharusnya tetap bayar sesuai dengan nominal yang sudah di tentukan. Terkecuali pakek metode pembayaran Qris baru ada biaya tambahan, ini murni kesalahan dan kelalaian kurir kami,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel jatimzone.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Momentum Hari Lahir Pancasila, Kodim 0826/Pamekasan Serukan Persatuan dan Gotong Royong
UNIRA Tutup Dies Natalis ke-48 dengan Fun Bike dan Layanan Kesehatan Gratis
Travel Umrah Bodong Rugikan Warga Pamekasan Ratusan Juta, Pelaku Dibekuk di Pasuruan
Babinsa Koramil 0826-13/Pasean Tunjukkan Kepedulian Sosial Lewat Gotong Royong
FORMAT Gelar Aksi “Darurat Rokok Ilegal Marbol” di Kantor Bea Cukai Madura
Tolak Kedatangan Mendikbud RI, PMII Pamekasan Minta Tuntaskan Krisis Pendidikan di Pamekasan
Babinsa Koramil 0826-02 Tlanakan dan Warga Gotong Royong Bedah Rumah Tidak Layak Huni di Larangan Tokol
Babinsa Tlanakan Ingatkan Nelayan Pesisir Pamekasan Utamakan Keselamatan Saat Melaut

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 10:29 WIB

Momentum Hari Lahir Pancasila, Kodim 0826/Pamekasan Serukan Persatuan dan Gotong Royong

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:38 WIB

UNIRA Tutup Dies Natalis ke-48 dengan Fun Bike dan Layanan Kesehatan Gratis

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:20 WIB

Travel Umrah Bodong Rugikan Warga Pamekasan Ratusan Juta, Pelaku Dibekuk di Pasuruan

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:14 WIB

Babinsa Koramil 0826-13/Pasean Tunjukkan Kepedulian Sosial Lewat Gotong Royong

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:45 WIB

Tolak Kedatangan Mendikbud RI, PMII Pamekasan Minta Tuntaskan Krisis Pendidikan di Pamekasan

Berita Terbaru

Penyerahan piagam Rekor MURI kepada Pemerintah Kabupaten Pamekasan pada puncak peringatan Hardiknas 2026 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan.

Pemerintahan

Ribuan Siswa Ikuti Senam Massal, Pamekasan Bawa Pulang Rekor MURI

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:11 WIB