“Affan hanya mencari nafkah untuk keluarga, tapi justru jadi korban kekerasan aparat. Selamat jalan Affan, doa kami bersamamu,” tulis salah satu pengguna X.
Selain di X, protes juga meluas ke Instagram resmi Korps Brimob. Kolom komentar dipenuhi tagar #PolisiPembunuhRakyat, #AparatPembunuh, dan ucapan belasungkawa untuk Affan.
Menanggapi tragedi ini, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permintaan maaf dan memastikan tujuh anggota Brimob yang berada dalam rantis saat kejadian sudah ditahan serta diperiksa Divisi Propam Polri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Meski begitu, publik menuntut investigasi yang transparan dan penegakan hukum yang adil.
Tagar #PolisiPembunuhRakyat beserta ucapan “Selamat Jalan Affan” diperkirakan masih akan terus mewarnai jagat media sosial hingga ada kejelasan penanganan kasus. (*)
Halaman : 1 2

























