Maman Imanulhaq Kecam Keras Tayangan Trans7 yang Dianggap Lecehkan Kiai dan Pesantren

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 14 Oktober 2025 - 08:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maman Imanulhaq, anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PKB, mendesak Trans7 meminta maaf atas tayangan program yang dianggap melecehkan kiai dan pesantren.

Maman Imanulhaq, anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PKB, mendesak Trans7 meminta maaf atas tayangan program yang dianggap melecehkan kiai dan pesantren.

Maman menegaskan, kasus ini harus menjadi pembelajaran penting bagi seluruh perusahaan media agar lebih berhati-hati dan menghormati keberagaman nilai sosial-keagamaan di Indonesia.

“Kebebasan pers tidak boleh digunakan untuk melecehkan simbol-simbol agama atau tokoh-tokoh yang dihormati masyarakat. Media seharusnya menjadi sarana edukasi dan perekat sosial, bukan sebaliknya,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Dari Kursi Pangkas ke Aksi Kemanusiaan, JMP Pamekasan Gelar Open Donasi

Diketahui, melalui program “Xpose”, Trans7 menayangkan video yang memperlihatkan sejumlah santri dan jemaah menyalami seorang kiai yang sedang duduk, serta cuplikan seorang kiai turun dari mobil mewah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yang menuai sorotan adalah narasi suara (voice over) dalam tayangan itu, yang menyebut santri “rela ngesot” demi menyalami dan memberikan amplop kepada kiai. Narator juga menyebut bahwa seharusnya kiai yang sudah kaya memberikan amplop kepada santri.

BACA JUGA :  KPI Hentikan Sementara Program “Xpose Uncensored” Trans7 karena Lecehkan Pesantren

Cuplikan tayangan tersebut langsung menuai reaksi keras di media sosial. Sejumlah warganet mengecam isi tayangan dan menyerukan boikot terhadap Trans7.

Follow WhatsApp Channel jatimzone.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Korwil BGN Pamekasan Bantah Dugaan Suap hingga Pungli, Bukti Diserahkan ke Polisi
Didampingi Wakareg Jawa Timur, Korwil BGN Pamekasan Serahkan Bukti kepada Penyidik
Momentum Hari Lahir Pancasila, Kodim 0826/Pamekasan Serukan Persatuan dan Gotong Royong
Famas-Mahardika Lanjut Demo Bea Cukai RI dan KPK Soal Dugaan TPPU PR Subur Jaya
“Macan Ompong?” Bea Cukai Madura Disemprot Aktivis Soal Pita Cukai Ilegal
Lautan Massa Sambut H. Khairul Umam di Blumbungan, Istighatsah Akbar Jadi Simbol Dukungan Petani Tembakau
Baru Beraksi, Langsung Tersungkur! Curanmor Masjid Dibekuk 7 Jam oleh Polres Sampang
Permudah Warga di Bulan Ramadhan, Satpas Polres Pamekasan Hadirkan Layanan SIM Keliling

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:49 WIB

Didampingi Wakareg Jawa Timur, Korwil BGN Pamekasan Serahkan Bukti kepada Penyidik

Senin, 1 Juni 2026 - 10:29 WIB

Momentum Hari Lahir Pancasila, Kodim 0826/Pamekasan Serukan Persatuan dan Gotong Royong

Kamis, 30 April 2026 - 16:56 WIB

Famas-Mahardika Lanjut Demo Bea Cukai RI dan KPK Soal Dugaan TPPU PR Subur Jaya

Rabu, 15 April 2026 - 11:49 WIB

“Macan Ompong?” Bea Cukai Madura Disemprot Aktivis Soal Pita Cukai Ilegal

Minggu, 12 April 2026 - 12:15 WIB

Lautan Massa Sambut H. Khairul Umam di Blumbungan, Istighatsah Akbar Jadi Simbol Dukungan Petani Tembakau

Berita Terbaru