Tabligh akbar ini juga dihadiri oleh beberapa tokoh masyarakat dan ulama setempat yang turut memberikan sambutan singkat.
Mereka mengapresiasi kehadiran UAS yang dinilai telah memberikan pencerahan dan penguat iman bagi umat di Jakarta.
Aparat keamanan dan tim medis juga disiagakan untuk memastikan kelancaran acara dan kenyamanan jamaah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah seorang jamaah, Ibu Fatimah (45), yang datang dari wilayah Duren Sawit, mengaku sangat terinspirasi dengan ceramah UAS.
“Setiap kali UAS mengisi ceramah, saya selalu berusaha hadir. Pesan-pesaya selalu menyejukkan hati dan membuka pikiran. Terutama tentang persatuan umat, itu sangat penting di zaman sekarang,” ujarnya.
Senada dengan Fatimah, Rizal (28), seorang mahasiswa asal Depok, juga merasa mendapatkan banyak pelajaran berharga.
“UAS selalu punya cara untuk menyampaikan materi yang berat dengan ringan dan mudah dicerna. Pesan tentang bahaya hoaks dan pentingnya persatuan itu sangat relevan dengan kondisi kita saat ini. Saya jadi lebih termotivasi untuk menggunakan media sosial dengan bijak,” kata Rizal.
Tabligh akbar ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh UAS, memohon keberkahan, keselamatan, dan persatuan bagi bangsa Indonesia. Suasana haru dan khidmat menyelimuti masjid saat doa dipanjatkan.
Ribuan jamaah kemudian meninggalkan lokasi dengan tertib, membawa pulang bekal ilmu dan semangat persatuan yang baru dari ceramah Ustaz Abdul Somad.
Acara ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat ikatan persaudaraan sesama muslim dan seluruh elemen bangsa, serta membangkitkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kerukunan di tengah berbagai dinamika sosial dan politik yang ada.
Pesan persatuan yang disampaikan UAS diharapkan terus bergema dan menjadi pengingat bagi seluruh lapisan masyarakat.
Halaman : 1 2

























