“Program ini memang bagus untuk gizi anak-anak, tapi pemerintah harus benar-benar memastikan kualitasnya. Jangan sampai kasus di Tlanakan terulang,” ungkap salah satu wali murid di Pamekasan.
Berikut daftar lengkap SPPG yang akan mulai beroperasi:
- Moh Yusril Ihza Iskandar – SPPG Yayasan Masyrohus Shudur Akkor Palengaan
- Adli Cory Nouval Safari – SPPG Yayasan Nurol Haromain Almuna Bugih
- Mohammad Habibullah – SPPG Yayasan Al Bukhori Murtajih Pasanggar
- Safura Sukma Yonanda – SPPG Yayasan Bintang Cahaya Majungan Tengracak Plakpak
- Ajeng Kartiningsih – SPPG Yayasan Daya Bhakti Persada Plakpak
- Zulfan Nur Abdi – SPPG Yayasan Nurul Haromain Kramat
- Moch. Agus Winarno – SPPG Yayasan Daya Bhakti Persada Palengaan
- Mamlu’ul Fikri – SPPG Yayasan Ibnu Bachir Banyupelle
- Helmi Abrory – SPPG Yayasan Masyrohus Shudur Palengaan Dajah
- Moh Riski Aminollah – SPPG Yayasan Pendidikan dan Sosial Potoan Daya
- ST. Karina Zhafira – SPPG Yayasan Daya Bhakti Persada Larangan Luar
- Muhammad Ali Nurcahya – SPPG Yayasan Pemuda Nuswantara Sejahtera Tampojung Tengginah
- Roisus Sholeh – SPPG Yayasan Ibnu Bachir Desa Klampar
- Safi Lukmantoro – SPPG Yayasan Ibnu Bachir Desa Rek Kerrek
Meski digadang mampu meningkatkan asupan gizi anak-anak dan memperkuat ketahanan gizi nasional, sejumlah pihak mendesak pengawasan ketat terhadap dapur MBG agar tidak lagi terjadi insiden yang membahayakan kesehatan siswa. (*)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2

























