Diteror Orang Tak Dikenal, Warga Pagantenan Pamekasan Mengaku Diancam Dibunuh

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 3 Oktober 2025 - 17:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pengancaman yang dialami Marhamah, warga Kecamatan Pagantenan, Kabupaten Pamekasan, Madura.

Ilustrasi pengancaman yang dialami Marhamah, warga Kecamatan Pagantenan, Kabupaten Pamekasan, Madura.

Menurut Marhamah, teror tersebut dipicu lantaran keluarga terduga pelaku AM tidak terima salah satu anggota keluarganya ditahan polisi. Penahanan itu dilakukan setelah Marhamah melaporkan kasus penganiayaan dan pembacokan terhadap ayahnya.

“Kejadian penganiayaan itu sudah lama, hampir dua tahun lalu. Pelaku sempat kabur, lalu kemarin pulang dan menantang di depan rumah. Mengetahui hal itu, saya langsung lapor polisi hingga akhirnya dia ditangkap,” jelasnya.

BACA JUGA :  Dua Gadis di Bawah Umur di Bangkalan Diduga Diperkosa Delapan Pemuda

Putri dari MS, korban penganiayaan, itu mendesak aparat agar serius menindaklanjuti laporannya. Ia khawatir, jika dibiarkan, teror yang kian hari kian intens bisa berujung pada korban jiwa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setiap hari, setiap malam selalu ada ancaman. Bahkan mereka bilang akan memakai pembunuh bayaran. Kami benar-benar takut,” tutur Marhamah.

BACA JUGA :  Pamekasan Dorong Hilirisasi Produk Unggulan, Perkuat Ekonomi Lokal

Menanggapi laporan tersebut, Kapolsek Pagantenan IPTU H. Heri Siswanto, SH, menegaskan pihaknya akan sigap memberikan pengamanan.

“Kami siap 24 jam melakukan tindakan pencegahan. Anggota, terutama Babinsa desa setempat, akan standby di lokasi untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Kami juga akan memburu pelaku peneror,” pungkasnya. (*)

BACA JUGA :  Polresta Banyuwangi Gagalkan Penyelundupan 2.300 Botol Arak di Jalur Pantura

Follow WhatsApp Channel jatimzone.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Travel Umrah Bodong Rugikan Warga Pamekasan Ratusan Juta, Pelaku Dibekuk di Pasuruan
Sekolah Disegel, Siswa Ketakutan: Publik Murka Dugaan Transaksi Lahan Abaikan Masa Depan Pendidikan
Satlantas Polres Pamekasan Tindak 582 Motor Balap Liar, 138 Unit Masih Diamankan
Diduga Jadikan Program Gizi Ladang Setoran, Korwil BGN Pamekasan Dilaporkan ke Polisi
Tak Ada Ampun! Polres Pamekasan Sikat 9 Pelaku Kejahatan Jalanan dalam Sepekan
Cekcok di Tengah Acara Warga Berujung Penusukan, Polres Pamekasan Amankan Pelaku
Ngeri! Paman di Sampang Diduga Cabuli Keponakan Selama Bertahun-tahun
Desak KPK Tuntaskan Kasus Hibah Jatim, Massa Jaka Jatim Gelar Aksi di DPRD Jawa Timur

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:20 WIB

Travel Umrah Bodong Rugikan Warga Pamekasan Ratusan Juta, Pelaku Dibekuk di Pasuruan

Jumat, 15 Mei 2026 - 07:01 WIB

Sekolah Disegel, Siswa Ketakutan: Publik Murka Dugaan Transaksi Lahan Abaikan Masa Depan Pendidikan

Senin, 11 Mei 2026 - 08:47 WIB

Satlantas Polres Pamekasan Tindak 582 Motor Balap Liar, 138 Unit Masih Diamankan

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:00 WIB

Diduga Jadikan Program Gizi Ladang Setoran, Korwil BGN Pamekasan Dilaporkan ke Polisi

Senin, 4 Mei 2026 - 18:04 WIB

Tak Ada Ampun! Polres Pamekasan Sikat 9 Pelaku Kejahatan Jalanan dalam Sepekan

Berita Terbaru

Penyerahan piagam Rekor MURI kepada Pemerintah Kabupaten Pamekasan pada puncak peringatan Hardiknas 2026 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan.

Pemerintahan

Ribuan Siswa Ikuti Senam Massal, Pamekasan Bawa Pulang Rekor MURI

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:11 WIB