Pamekasan, Jatimzone – Di balik populernya Pentol Gepek yang kini banyak diburu pencinta kuliner pedas-gurih, terdapat inovasi unik dari seorang perempuan muda kelahiran 2003, Sitti Nur Haizah, alumni Universitas Madura (UNIRA). Ia berhasil mengubah bahan sederhana menjadi produk kuliner yang memiliki ciri khas kuat dan kenikmatan yang luarbiasa.
Usaha yang dirintis sejak 2022 itu berangkat dari keinginannya untuk menyajikan pentol dengan rasa berbeda. Alih-alih memakai daging sapi atau ayam seperti pentol pada umumnya, ia memilih ikan cakalan atau ikan tuna sebagai bahan utama. Keputusan itu justru menjadi kekuatan Pentol Gepek, menghadirkan aroma khas laut yang lembut dan rasa gurih yang membuat banyak orang ketagihan.
Ciri khas lainnya terletak pada sambal racikan khusus yang menjadi pendamping Pentol Gepek. Perpaduan bumbu pedas, gurih, dan sedikit asam menciptakan sensasi nikmat yang membuat pelanggan sering kembali membeli.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya ingin memberikan rasa baru lewat pentol berbahan ikan. Ternyata banyak yang suka karena lebih wangi dan beda dari yang lain,” kata Azizah.
Kini, Pentol Gepek telah mengantongi hak merek resmi dan dinyatakan halal, membuat produk ini semakin dipercaya masyarakat. Menariknya, penjualan tidak hanya ramai di Pamekasan, tetapi juga tembus luar kota hingga luar provinsi.
Semua pesanan dilayani melalui akun TikTok resminya, @pentolgepek_id, yang menjadi pintu utama pemasaran.
Harga sangat terjangkau yakni Rp10 ribuan. Tidak hanya itu, usaha ini juga berkembang dengan menghadirkan produk turunan lain seperti pempek kering berbahan ikan tongkol dan gambir ikan.
Namun, Pentol Gepek tetap menjadi bintang utama. Ciri khas bahan ikan, tekstur kenyal, dan sambal khas membuat produk ini semakin dikenal sebagai salah satu kuliner lokal yang patut dicoba. (Daz)

























