Viral Video Bullying di SMPN 2 Pademawu Pamekasan, Korban Alami Memar dan Trauma

Avatar

- Jurnalis

Senin, 11 Agustus 2025 - 09:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkp layar dugaan aksi perundungan (bullying) di SMP Negeri 2 Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, viral di berbagai grup WhatsApp.

Tangkp layar dugaan aksi perundungan (bullying) di SMP Negeri 2 Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, viral di berbagai grup WhatsApp.

PAMEKASAN, – Video aksi perundungan (bullying) di SMP Negeri 2 Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, viral di berbagai grup WhatsApp.

Dalam rekaman berdurasi 1 menit 58 detik tersebut, terlihat seorang siswi berseragam putih-dongker dipukuli berkali-kali oleh temannya yang berpostur lebih tinggi dan besar, di dekat pintu kelas saat jam istirahat tanpa kehadiran guru.

BACA JUGA :  Warga Tlanakan Laporkan Dugaan Pengrusakan Rumah ke Polres Pamekasan

Korban mengaku menjadi sasaran penganiayaan karena dituduh akan memberhentikan pelaku dari klub voli sekolah. Ia juga mengaku sering mendapat ancaman serupa dari pelaku maupun teman pelaku.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“BK bilang masalah ini sudah selesai di sekolah, jadi tidak usah lapor ke orang tua. Sempat damai, tapi dia mengulanginya lagi dengan ancaman mau memukul. Ancamannya sampai empat kali. Saya laporkan lagi ke BK, tapi tidak memanggil orang tua pelaku, sehingga akhirnya saya beritahu orang tua saya,” ungkap korban dalam video tersebut.

BACA JUGA :  Kasus Pembunuhan di Pamekasan, Ayah Korban Desak Polisi Tangkap Semua Pelaku

Kasus Dilaporkan ke Polisi

Berdasarkan penelusuran, kasus ini telah dilaporkan ke Polres Pamekasan atas dugaan tindak pidana penganiayaan. Laporan tersebut teregister dengan nomor STTLP/B/298/VII/2025/SPKT/Polres Pamekasan/Polda Jawa Timur.

Pelapor berinisial DSF, sedangkan terlapor adalah dua siswi SMPN 2 Pademawu berinisial ANS dan PJ.

BACA JUGA :  Kepala PKBM Al-Muhlisin Klarifikasi Dugaan Data Siluman: Hanya Miskomunikasi dan Kesalahan Teknis

Kejadian bermula pada Senin, 14 Juli 2025, ketika DSF menerima pesan ancaman dari PJ yang menudingnya akan memberhentikan dari klub voli.

Follow WhatsApp Channel jatimzone.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Puntung Rokok Diduga Picu Kebakaran Gudang Kayu di Pasean, Kerugian capai Rp 2 Miliar
Razia Besar di Rutan Sampang, Petugas dan Warga Binaan Ikut Tes Urine di Hari Peringatan HBP ke-62
Nyalip Bus di Jalan Raya Tlanakan, Mobil XL7 Tabrak Motor Scoopy, Satu Orang Meninggal Dunia
Diduga Lepas Motor Bodong: Polsek Camplong Sampang Disorot Publik, Dikonfirmasi Kapolsek Bungkam
Dugaan Penahanan Kartu PKH Mencuat di Desa Banjar Kedungdung Sampang, Eks Kades Bantah Keras
Aktivis di Sampang Desak APH Turun Tangan, Proyek Rabat Beton Desa Mambulu Barat Diduga Sarat Korupsi
Perbaikan Jalan Dana Desa Rp198 Juta di Mambulu Barat Sampang Diduga Asal Jadi
Camat Tambelangan Sampang Soroti Proyek Rabat Beton di Mambulu Barat yang Cepat Rusak

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 12:16 WIB

Puntung Rokok Diduga Picu Kebakaran Gudang Kayu di Pasean, Kerugian capai Rp 2 Miliar

Senin, 6 April 2026 - 19:07 WIB

Razia Besar di Rutan Sampang, Petugas dan Warga Binaan Ikut Tes Urine di Hari Peringatan HBP ke-62

Minggu, 15 Maret 2026 - 18:37 WIB

Nyalip Bus di Jalan Raya Tlanakan, Mobil XL7 Tabrak Motor Scoopy, Satu Orang Meninggal Dunia

Minggu, 1 Maret 2026 - 00:47 WIB

Diduga Lepas Motor Bodong: Polsek Camplong Sampang Disorot Publik, Dikonfirmasi Kapolsek Bungkam

Sabtu, 28 Februari 2026 - 23:22 WIB

Dugaan Penahanan Kartu PKH Mencuat di Desa Banjar Kedungdung Sampang, Eks Kades Bantah Keras

Berita Terbaru