Menurutnya, gerakan yang digalang bersama ulama dan lebih dari 350 pondok pesantren selama tiga tahun terakhir mulai membuahkan hasil. Banyak petani kini bisa menyekolahkan anak, membangun rumah, dan hidup lebih layak.
Ia juga mengutip pesan KH Muhammad Rofi Baidowi, Pengasuh Pondok Pesantren Al Hamidy Banyuanyar, yang menyerukan agar harga tembakau terus diangkat dan petani tidak lagi terjajah oleh kebijakan yang timpang.
Meski ada kemajuan, perjuangan masih jauh dari kata selesai. Konvoi ini, kata Haji Her, adalah simbol perlawanan sekaligus seruan agar negara hadir nyata.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Petani tembakau sering diperlakukan tidak adil. Kalau Presiden benar-benar ingin mensejahterakan rakyatnya, rembuklah dengan kami, bukan dengan bangsat-bangsat itu,” pungkasnya. (*)
Halaman : 1 2

























